
SAMARINDA – Transformasi digital memberikan tantangan sekaligus peluang besar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), tidak terkecuali di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Hal ini sangat disadari oleh Ketua Sekretariat Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kutim Ahmad Tarmiji. Dalam pidato pengukuhan pengurus baru Sekretariat KORPRI Kutim, Tarmiji menegaskan KORPRI harus berperan aktif dalam mempersiapkan ASN yang tidak hanya terampil, tapi juga mampu beradaptasi dengan cepat terhadap teknologi.
Menurut Tarmiji, era digital menuntut ASN terus mengembangkan keterampilan baru dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi. Tarmiji menambahkan KORPRI harus jadi wadah untuk mencetak ASN yang responsif, kreatif, dan inovatif, serta mampu bekerja secara efisien dan efektif.
“Kita harus siap menghadapi era digitalisasi yang terus berkembang. Teknologi bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan yang harus dihadapi dengan serius,” tegas Tarmiji.
Tarmiji lebih lanjut mengatakan KORPRI harus mampu memainkan peran strategis dalam membina sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan adaptif, sambil tetap memegang teguh nilai-nilai organisasi.
“Pengukuhan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menerapkan kaidah- kaidah manajemen organisasi yang baik. Kami berharap pengurus baru dapat berperan aktif, inovatif, dan kreatif dalam memajukan organisasi dan daerah kita” ujar Tarmiji.
Menurut tarmiji, peningkatan kompetensi ASN di era digital akan menjadi salah satu fokus utama KORPRI di Kutim. Hal ini penting untuk menjamin bahwa ASN dapat terus memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat.
Selain menyoroti tantangan di era digital, Tarmiji juga mengingatkan seluruh anggota KORPRI tentang pentingnya menjaga persatuan dan kekompakan. Dia menekankan bahwa ASN harus menjadi teladan bagi masyarakat dengan mengamalkan nilai-nilai Panca Prasetya KORPRI, yaitu Akuntabilitas, Kompetensi, Harmoni, Loyalitas, Adaptasi, dan Kolaborasi (AKHLAK).
“Sebagai ASN, kita harus menjadi contoh di tengah masyarakat. Nilai-nilai AKHLAK harus kita tanamkan dan implementasikan, baik dalam tugas kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Tarmiji.
Nilai-nilai AKHLAK ini, menurut Tarmiji, tidak hanya menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sebagai ASN, tetapi juga harus dihayati sebagai prinsip hidup. Dengan demikian, ASN dapat terus menjadi pilar utama dalam menjaga kepercayaan publik dan mendorong kemajuan daerah.
Tarmiji menutup pidatonya dengan mengucapkan selamat bertugas kepada para pengurus yang baru dikukuhkan. Dia berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan komitmen tinggi.
“Semoga amanah ini dapat dilaksanakan dengan baik demi kemajuan KORPRI dan Kabupaten Kutai Timur,” tutupnya. (*)