Bimtek ASN DPPKB Kutim: Dorong Kinerja dan Kompetensi Pelayanan Publik

waktu baca 2 menit
Jumat, 8 Nov 2024 18:28 0 226 Redaksi Kutim

SAMARINDA – Demi meningkatkan kompetensi dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) selama empat hari di Hotel Five Premiere, Samarinda. Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat struktural dan fungsional DPPKB Kutim. Bimtek bertujuan untuk membekali ASN dengan keterampilan dan pengetahuan terkini guna menghadapi tantangan masa depan.

Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi B, menegaskan pentingnya Bimtek ini sebagai wadah evaluasi kinerja dan peningkatan motivasi. “Melalui bimtek ini, saya berharap teman-teman dapat lebih memacu progres kinerja, terutama dalam hal pengelolaan anggaran dan pelaksanaan kegiatan. Anggaran yang diberikan oleh pemerintah melalui TAPD tahun 2025 nanti akan lebih besar, sehingga harapannya ASN di DPPKB bisa semakin optimal dalam melaksanakan tugasnya,” ujar Junaidi.

Pelaksanaan Bimtek melibatkan kerja sama dengan Puslatbang KDOD Samarinda, yang menghadirkan narasumber ahli. Program ini adalah kelanjutan dari berbagai pelatihan sebelumnya, seperti Workshop SPIP, orientasi lapangan, dan penyusunan risk register, untuk memastikan ASN memiliki pemahaman yang kuat dalam aspek manajemen modern.

Muhammad Aswad, Kepala Puslatbang KDOD LAN, mengapresiasi langkah DPPKB Kutim dalam upaya peningkatan kompetensi ASN. “Menurut survei, sekitar 81 persen permasalahan organisasi dapat diatasi dengan peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan pengembangan,” ungkap Aswad. Ia menambahkan bahwa pengembangan kompetensi ini akan menjadi elemen penting dalam pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Manajemen ASN, yang mulai tahun 2025 akan menjadi bagian dari Sasaran Kerja Pegawai (SKP) yang wajib dipenuhi oleh setiap ASN.

“Saya berharap agar para peserta Bimtek ini tidak hanya meningkatkan kompetensi untuk pengembangan diri, tetapi juga memahami apa yang harus dilakukan di masa depan. Dengan begitu, kita bisa bersama-sama membangun organisasi yang lebih baik dan memberikan kontribusi positif bagi daerah,” imbuh Aswad.

Bimtek ini merupakan langkah penting bagi DPPKB Kutim dalam mempersiapkan ASN yang siap menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks. Melalui pelatihan ini, ASN diharapkan dapat lebih andal dalam mengelola program dengan efisien dan memberikan pelayanan yang cepat dan relevan.

Dengan langkah ini, DPPKB Kutim berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Keberhasilan Bimtek diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan masyarakat, khususnya dalam pengendalian penduduk dan keluarga berencana, sehingga semakin responsif terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat.

LAINNYA