Bupati Kukar Apresiasi Peran PCNU dalam Menjaga Stabilitas dan Akhlak Masyarakat

waktu baca 2 menit
Minggu, 6 Apr 2025 18:29 0 218 Harian Republik

Kukar – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, memberikan apresiasi atas peran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kukar dalam menjaga stabilitas sosial dan membina akhlak masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan silaturahmi sekaligus halal bihalal dari jajaran PCNU Kukar di Pendopo Bupati Kukar pada Minggu (6/04/2025)

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momen tersebut juga menjadi pertemuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan PCNU Kukar, khususnya dalam semangat Idulfitri 1446 Hijriah.

“Jadi tadi saya menyampaikan mohon maaf lahir batin. Tentunya dalam interaksi selama saya menjalankan tugas ini, ada hal-hal yang disengaja maupun tidak disengaja. Untuk itu saya mohon maaf lahir batin,” ujar Edi.

Ia menegaskan bahwa pertemuan ini murni ajang silaturahmi, tanpa ada agenda politik atau pembahasan khusus, melainkan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap peran PCNU di tengah masyarakat.

Menurutnya, kontribusi PCNU Kukar sangat besar dalam mendukung stabilitas sosial dan pembangunan karakter keagamaan.

Ia menilai peran para ulama, ustaz, dan ustazah yang tergabung dalam PCNU sangat membantu dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan suasana kondusif di daerah.

“Baik itu terkait pembinaan umat, menjaga ketertiban, menjaga keamanan, dan menciptakan kondusivitas daerah. PCNU Kukar sangat berperan,” ungkapnya.

Edi juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah dan PCNU yang selama ini berjalan dengan baik.

Ia menyebut sinergi tersebut menjadi kekuatan penting dalam mengimplementasikan program-program keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Misalnya banyak program keagamaan kami itu juga berjalan dengan baik karena mendapat dukungan dari para alim ulama, para ustaz, para ustazah,” katanya.

Beberapa program keagamaan yang telah dijalankan bersama antara lain Gerakan Etam Mengaji, Satu Desa Satu Hafiz Quran, dan program Da’i Pembangunan.

Menurut Edi, inisiatif-inisiatif tersebut memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan pemahaman agama serta akhlak masyarakat hingga ke wilayah pedesaan.

“Alhamdulillah, respon masyarakat juga sangat baik terhadap program-program tersebut. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang kita bangun berjalan secara efektif,” jelasnya.

Dalam suasana penuh kehangatan, Edi menyampaikan harapannya agar kerja sama ini terus terjaga dan ditingkatkan.

Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan, terutama dalam memperkuat ukhuwah islamiah sebagai landasan kehidupan bermasyarakat.

“Terutama yang lebih penting itu ukhuwah islamiah. Silaturahmi ini tetap terjaga, persaudaraan tetap terjaga, dan persatuan tetap terjaga,” tutupnya. (Adv)

LAINNYA