Komisi IV DPRD Dorong Subsidi Seragam Batik dan Olahraga untuk Siswa Kurang Mampu

waktu baca 2 menit
Kamis, 31 Jul 2025 13:05 0 181 Harian Republik

Samarinda – Komisi IV DPRD Kota Samarinda mengusulkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) memberikan subsidi untuk pembelian seragam batik dan olahraga. Usulan ini secara khusus ditujukan untuk siswa dari keluarga kurang mampu atau mereka yang masuk melalui jalur afirmasi.

Ketua Komisi IV, Novan Syahronny Pasie, menjelaskan bahwa usulan ini muncul karena tingginya biaya perlengkapan sekolah yang masih membebani orang tua. Novan menilai bahwa seragam batik dan olahraga merupakan kebutuhan esensial yang sulit dibeli di luar sekolah karena setiap sekolah memiliki desain yang unik dan berbeda-beda.

“Kalau seragam putih biru dan pramuka masih bisa dibeli di pasaran. Tapi seragam batik dan olahraga berbeda-beda, mengikuti ciri khas masing-masing sekolah,” kata Novan pada Kamis (31/7/2025).

Selain seragam, Novan juga menyoroti peran koperasi sekolah yang sering menjual perlengkapan lain tanpa adanya regulasi harga yang jelas. Praktik ini dinilai menambah beban finansial bagi orang tua siswa.

“Koperasi kadang menjual tambahan seperti sampul rapor, tes psikologi, sampai asuransi. Padahal perlindungan kesehatan sudah dijamin BPJS,” ujarnya.

Menurut Novan, penting bagi Pemkot untuk membuat regulasi yang mengatur mekanisme kerja koperasi sekolah, terutama dalam penetapan harga barang dan jasa.

“Kalau ada regulasi, sekolah punya acuan, dan orang tua juga tidak sungkan menyampaikan keluhan,” lanjutnya.

Novan menyambut baik rencana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda yang sedang menyusun skema subsidi pendidikan. Ia berharap, seragam batik dan olahraga menjadi prioritas utama dalam skema ini karena sifatnya yang tidak dijual bebas.

“Kalau seragam ini bisa ditanggung pemerintah, itu akan sangat membantu, terutama bagi siswa jalur afirmasi. Untuk siswa lainnya bisa dibicarakan pada tahun anggaran selanjutnya,”tutup Novan.

(ADV/DPRDSmd/anh)

LAINNYA