Kelurahan Maluhu Bangun Sinergi Pendidikan Lewat Pekan Inovasi

waktu baca 2 menit
Selasa, 24 Jun 2025 20:18 0 138 Harian Republik

KUKAR – Kelurahan Maluhu di Kecamatan Tenggarong mengambil langkah berbeda dalam upaya memperkuat dunia pendidikan di wilayahnya. Lewat Pekan Inovasi Pendidikan, mereka membuka ruang kolaborasi antarjenjang pendidikan, dari PAUD hingga SMP, untuk saling berbagi praktik terbaik dalam menciptakan suasana belajar yang inspiratif.

Kegiatan ini dirancang sebagai forum terbuka bagi lembaga pendidikan untuk menunjukkan kreativitas, membangun komunikasi, dan menyamakan langkah dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, menyebut kegiatan ini sebagai cara untuk menyatukan semangat inovasi dan mempererat hubungan antarlembaga pendidikan.

Perhatian besar juga diberikan pada masa transisi dari PAUD ke SD. Fase awal pendidikan ini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan kenyamanan belajar anak. Karena itu, keterlibatan antarjenjang menjadi bagian dari strategi membangun pengalaman belajar yang utuh dan menyenangkan. “Kami ingin anak-anak menjalani proses pendidikannya dengan nyaman, tanpa rasa takut atau tekanan,” kata Tri Joko Kuncoro saat ditemui, Selasa (24/6/2025).

Tri mengapresiasi sinergi yang telah terbentuk antara PAUD di wilayahnya dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar. Kolaborasi ini telah melahirkan program yang berorientasi pada layanan pendidikan anak usia dini secara lebih holistik dan responsif terhadap kebutuhan anak.

Peran Bunda PAUD juga mendapat sorotan dalam kegiatan ini. Maluhu mengirim satu-satunya perwakilan dalam Lomba Kreativitas Bunda PAUD tingkat kabupaten sebagai bentuk partisipasi aktif dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan sejak dini. Ajang ini juga menjadi wadah untuk menunjukkan kontribusi nyata Bunda PAUD dalam proses pembelajaran anak.

Setiap sekolah mendapat kesempatan untuk menampilkan ide dan pendekatan mereka dalam suasana yang terbuka. Guru dari berbagai jenjang pun terlibat dalam diskusi bersama untuk membangun pemahaman yang sama tentang arah pendidikan yang lebih manusiawi dan relevan.

Tri berharap Pekan Inovasi ini dapat mendorong masyarakat untuk melihat sekolah sebagai ruang kolaboratif yang mendukung pertumbuhan anak dari berbagai sisi. “Kalau setiap jenjang saling mendukung dan belajar bersama, anak-anak akan lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi masa depan,” ucapnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar yang mendorong pendekatan berbasis wilayah sebagai strategi penguatan layanan pendidikan. Keterlibatan orang tua, guru, hingga komunitas lokal menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan di Maluhu.

Dengan berbagai inisiatif yang digerakkan bersama, Tri optimistis pendidikan di wilayahnya bisa menjadi ruang tumbuh yang menyenangkan sekaligus menantang. “Kami ingin menjadikan pendidikan sebagai ruang yang membangkitkan semangat belajar dan mendorong anak-anak berani bermimpi,” pungkasnya. (Adv)

LAINNYA