Sopian Noor Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan Anggaran Pendidikan

waktu baca 1 menit
Selasa, 7 Mei 2024 02:19 0 10 Harian Republik

Samarinda – DPRD Kota Samarinda, melalui Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samarinda pada Selasa (7/5/2024).

Dalam rapat tersebut, Anggota Pansus LKPJ, Ahmat Sopian Noor, menyatakan bahwa dalam setiap penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), setidaknya 20 persen harus dialokasikan untuk pendidikan.

Namun, Sopian menegaskan bahwa anggaran untuk pendidikan saat ini masih belum memadai untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Samarinda.

“Mandatorinya memang 20 persen, tapi selama ini anggarannya masih kurang,” ujarnya.

Sopian menjelaskan bahwa 20 persen anggaran tersebut sudah termasuk untuk pembiayaan gaji pegawai, sehingga menyebabkan beberapa kecamatan tidak memiliki bangunan SMP.

“Contohnya di kawasan Jalan Ahmad Yani, itu tidak ada sama sekali bangunan SMP-nya,” tambahnya.

Politikus Golkar itu berharap agar Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dapat meningkatkan porsi anggaran untuk pendidikan, terutama seiring dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terjadi setiap tahun.

Ia menekankan pentingnya perhatian lebih dari Pemerintah Kota dalam meningkatkan pendanaan pendidikan untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.

“Sekarang yang ada saja masih kurang. Banyak anak-anak yang bermasalah dengan zonasi karena kekurangan bangunan SMP di kecamatannya,” pungkasnya. (Adv/DPRD Samarinda)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA