Ketua Komite I DPD RI Gelar Reses di Bontang Utara: Warga Minta Normalisasi Sungai

waktu baca 2 menit
Sabtu, 19 Apr 2025 14:42 0 175 Harian Republik

Harianrepublik. com– Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam kembali menggelar Reses yang bertempat di kediaman Bapak Sampar, yang berada di Gang Bersama 7 No. 65, RT. 32, Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (19/04/2025).

Warga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan berbagai keluhan dan harapan mereka secara langsung kepada wakil daerah di Senayan.

Isu lingkungan menjadi salah satu sorotan utama dalam pertemuan tersebut. Warga meminta agar sungai-sungai di sekitar kawasan permukiman mereka segera dinormalisasi atau dikeruk untuk mengantisipasi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

“Sungai-sungai sekarang dangkal sekali. Kalau hujan besar, air cepat meluap dan banjir. Kami mohon agar sungai-sungai ini bisa segera dibersihkan atau dikeruk,” ujar salah satu warga dengan penuh harap.

Selain soal lingkungan, warga juga mengangkat isu pelaksanaan program makanan bergizi gratis untuk siswa sekolah. Mereka menyarankan agar program tersebut melibatkan para orang tua siswa secara aktif dalam penyiapan makanan di sekolah, guna meningkatkan partisipasi sekaligus membantu perekonomian keluarga.

“Kalau bisa, ibu-ibu dari wali murid dilibatkan dalam menyiapkan makanan di sekolah. Selain anak-anak dapat makanan sehat, orang tua juga bisa terbantu ekonominya,” ujar seorang ibu rumah tangga yang hadir dalam forum tersebut.

Tak hanya itu, warga kurang mampu juga berharap ada program bantuan modal usaha berupa dana bergulir yang bisa diakses tanpa beban berat. Mereka menilai program semacam ini penting untuk membangkitkan kemandirian ekonomi rumah tangga.

“Modal usaha untuk orang tidak mampu sangat dibutuhkan. Kalau bisa, dana bergulir tanpa bunga atau persyaratan yang memberatkan, agar warga bisa bangkit mandiri,” jelas salah satu tokoh RT setempat.

Masukan lainnya datang dari pengurus masjid, yang menyampaikan harapan agar insentif bagi imam masjid bisa dinaikkan. Menurut mereka, tugas keagamaan yang dijalankan imam setiap hari layak mendapat apresiasi yang memadai dari pemerintah.

“Imam masjid adalah pemimpin spiritual umat. Mohon insentifnya dinaikkan agar mereka lebih semangat dan terjaga kesejahteraannya,” tambah salah satu jamaah yang aktif mengurus kegiatan masjid di lingkungan RT tersebut.

Menanggapi berbagai aspirasi itu, Andi Sofyan Hasdam menyampaikan bahwa semua masukan akan dicatat dan diperjuangkan dalam forum-forum resmi di tingkat pusat. Ia juga mengapresiasi keaktifan warga dalam mengawal pembangunan dan kebijakan publik di daerah mereka.

“Keterlibatan warga seperti ini sangat penting. Aspirasi yang realistis dan langsung dari masyarakat menjadi bahan penting dalam menyusun kebijakan yang lebih adil dan merata,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar, baik itu lingkungan, pendidikan, keagamaan, maupun ekonomi kerakyatan.(Adv)

LAINNYA