Masyarakat Tanjung Laut Soroti Insentif Imam Hingga Sistem Pilkada, Sofyan Hasdam: Siap Perjuangkan

waktu baca 3 menit
Senin, 24 Mar 2025 15:20 0 168 Harian Republik

Harianrepublik.com– Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam kembali menyerap aspirasi masyarakat, yang berlangsung di Mesjid Al-Ikhlas, Kelurahan Tanjung Laut, Kota Bontang, yang dihadiri oleh 117 warga Muhammadiyah Kota Bontang.

Warga menyoroti tentang insentif untuk imam masjid dan marbot, yang disoroti oleh warga sebagai kebutuhan mendesak. Mereka berharap agar pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan penggiat agama yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membina umat.

“Imam dan marbot masjid berperan sangat penting dalam kehidupan sosial kami. Mereka mendidik dan mengarahkan umat, sudah saatnya mereka dihargai dengan peningkatan insentif yang layak,” ungkap salah satu peserta yang hadir.

Tak hanya itu, masyarakat juga menyampaikan harapan mereka agar pembayaran honor untuk penggiat agama bisa dilakukan dengan lebih tepat waktu. Dalam diskusi ini, warga menekankan pentingnya kelancaran pembayaran agar penggiat agama dapat bekerja dengan tenang tanpa terbebani masalah finansial.

“Pembayaran honor untuk imam, marbot, dan pengajar di masjid harus diprioritaskan agar mereka bisa fokus menjalankan tugas dengan baik,” jelas warga lainnya.

Salah satu isu besar yang diangkat adalah sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada). Beberapa warga mengungkapkan bahwa mereka tidak keberatan jika pilkada dikembalikan ke DPRD, dengan catatan harus ada jaminan bahwa pengambilan keputusan melalui DPRD tidak akan melibatkan praktik money politics yang bisa merugikan masyarakat.

“Pilkada langsung memang menyisakan banyak mudharat. Jika dikembalikan ke DPRD, asalkan diawasi dengan ketat agar tidak ada money politics, kami rasa ini bisa lebih efektif,” ujar salah satu warga yang menyuarakan aspirasi tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Andi Sofyan Hasdam menyampaikan apresiasi terhadap ide dan masukan yang disampaikan. Ia berkomitmen untuk memperjuangkan pengawasan yang lebih ketat terkait sistem pemilihan kepala daerah, serta memastikan bahwa pilihan yang diambil tetap mendekatkan kepentingan rakyat.

Selain itu, ada juga permintaan untuk pembayaran zakat oleh ASN, di mana masyarakat berharap agar pembayaran zakat dapat dilakukan setiap bulan dan terus dilanjutkan. Program ini dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di masa-masa sulit.

“Kami berharap program zakat oleh ASN dapat dilanjutkan. Jika bisa dibayar setiap bulan, tentu akan sangat membantu masyarakat, terutama yang membutuhkan,” ungkap warga dengan penuh harapan.

Program makan siang bergizi juga menjadi perhatian dalam pertemuan ini. Warga meminta agar program tersebut tidak hanya diberikan di sekolah-sekolah negeri, tetapi juga kepada pesantren agar anak-anak di pesantren juga dapat merasakan manfaat program tersebut.

“Anak-anak di pesantren juga perlu mendapatkan makanan bergizi, sama seperti anak-anak di sekolah negeri. Kami berharap pemerintah kota bisa memperluas cakupan program ini,” ujar peserta reses yang bekerja di dunia pendidikan agama.

Senator Andi Sofyan Hasdam menegaskan bahwa semua masukan dari masyarakat akan diperjuangkan melalui jalur yang tepat di tingkat pusat. Ia menggarisbawahi pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan penggiat agama dan keberlanjutan program sosial yang bisa langsung dirasakan masyarakat.

“Saya berjanji akan terus memperjuangkan isu-isu ini, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan penggiat agama, memperbaiki sistem pemilihan kepala daerah, dan memastikan program sosial terus berjalan dengan baik,” kata Andi Sofyan.(Adv)

LAINNYA