Dispora Kukar Andalkan Komunitas Kembangkan Olahraga Tradisional

waktu baca 2 menit
Senin, 24 Nov 2025 13:21 0 138 Harian Republik

 

Tenggarong – Pengembangan olahraga tradisional di Kutai Kartanegara (Kukar) kini lebih banyak digerakkan oleh komunitas. Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, menjelaskan bahwa peran pemerintah lebih pada penyediaan fasilitas dan ruang kegiatan, sementara pembinaan teknis dilakukan oleh komunitas bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kukar.

Keterbatasan anggaran membuat strategi pemberdayaan komunitas menjadi cara paling efektif untuk menjaga keberlangsungan olahraga tradisional.

“Meski dana terbatas, pendekatan ini memungkinkan olahraga tradisional tetap hidup di masyarakat,” kata Ari.

Dispora tetap memberikan dukungan sarana bila diperlukan. Beberapa kegiatan olahraga tradisional bahkan digelar bersamaan dengan festival budaya, seperti Erau dan Kampong Tuha, agar lebih banyak warga yang terlibat.

“Kami ingin olahraga tradisional tetap berkembang, tapi pembinaan utama memang diserahkan ke komunitas,” ujar Ari. Ia menekankan bahwa partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan.

Setiap proposal kegiatan dari warga dapat difasilitasi selama sesuai aturan dan tersedia anggaran. Pendekatan ini diharapkan mendorong masyarakat lebih aktif menggelar turnamen dan latihan rutin.

Berbagai cabang olahraga tradisional, mulai dari tarik tambang, bakiak, hingga permainan lokal lainnya, masih aktif di sejumlah kecamatan. Ari menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan agar budaya olahraga ini tidak punah.

Komunitas dan Kormi Kukar bertugas sebagai pengawas dan pelatih di lapangan, memastikan standar permainan dan aturan tradisional tetap terjaga.

Dispora juga mendorong kolaborasi antara komunitas dan sekolah agar generasi muda dapat terlibat sejak dini, sekaligus menumbuhkan minat terhadap olahraga tradisional.

Dukungan pemerintah akan lebih optimal jika komunitas aktif. Sarana latihan, lapangan, dan peralatan dapat disediakan sesuai kebutuhan.

“Silakan ajukan kegiatan. Kalau tersedia anggarannya, kami pasti bantu,” tutup Ari, menegaskan komitmen Dispora dalam mendukung pengembangan olahraga tradisional melalui komunitas lokal.

LAINNYA