Dinkes Kutim Studi Banding ke Puskesmas Sikolos, Perkuat Strategi Penanganan PTM dan TBC

waktu baca 2 menit
Sabtu, 9 Nov 2024 19:01 0 267 Redaksi Kutim

PADANG PANJANG – Dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Kebun Sikolos, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, pada Jumat (8/11/2024). Kunjungan ini dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr Bahrani Hasanal, dan disambut langsung oleh Kepala Puskesmas Kebun Sikolos, Faizah. Fokus utama dari kunjungan ini adalah mempelajari inovasi program penanganan Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Tuberkulosis (TBC) yang berhasil diterapkan di puskesmas tersebut.

“Kami melihat potensi besar dalam sistem pengelolaan yang diterapkan di Puskesmas Sikolos, khususnya dalam program penanganan PTM dan TBC. Harapan kami, ilmu yang didapatkan dari sini bisa kami implementasikan di Kutai Timur, terutama dalam rangka transformasi digital di bidang layanan kesehatan primer,” ujar Bahrani, menekankan pentingnya studi tiru ini.

Dinkes Kutim merencanakan untuk mengadopsi berbagai metode dan strategi yang dipelajari dari Puskesmas Kebun Sikolos guna memperkuat layanan kesehatan primer di wilayahnya. Saat ini, Kutim tengah merancang program layanan kesehatan berbasis RT/RW dan desa dengan pemanfaatan posyandu dan Puskesmas Pembantu (Pusban). “Dengan memperkuat layanan kesehatan primer ini, jejaring kesehatan di daerah akan semakin luas dan fokus pelayanan kesehatan bisa lebih terintegrasi,” tambah Bahrani.

Kepala Puskesmas Kebun Sikolos, Faizah, menyampaikan rasa bangganya atas kunjungan dari Dinkes Kutim. Ia menilai bahwa kolaborasi antardaerah merupakan langkah penting untuk memperkuat mutu pelayanan kesehatan. “Kunjungan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dalam bidang kesehatan sangat penting untuk meningkatkan mutu layanan. Kami berharap apa yang kami kerjakan di sini dapat memberikan inspirasi dan manfaat bagi masyarakat di Kutai Timur,” ungkapnya.

Selama kunjungan, tim Dinkes Kutim terlibat dalam diskusi mendalam dengan tenaga kesehatan Puskesmas Kebun Sikolos. Diskusi ini mencakup strategi pengelolaan program, tantangan pelaksanaan, serta ide-ide inovatif untuk pencegahan dan penanganan PTM dan TBC. Sesi ini memberikan kesempatan bagi kedua pihak untuk bertukar pengalaman dan berbagi solusi yang efektif.

Melalui kunjungan ini, Dinkes Kutim berharap dapat membawa pulang pengetahuan yang dapat diimplementasikan di daerahnya untuk memperkuat program kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Studi banding ini diharapkan mampu membantu Dinkes Kutim menyusun strategi kesehatan yang lebih baik dan terintegrasi di masa mendatang.

LAINNYA