Pariwisata Jadi Strategi Loh Sumber Pulihkan Ekonomi Warga

waktu baca 2 menit
Sabtu, 24 Mei 2025 14:03 0 159 Harian Republik

KUKAR – Pemerintah Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, menggagas kebangkitan sektor pariwisata sebagai langkah strategis untuk memulihkan perekonomian masyarakat.

Salah satunya dengan menghidupkan kembali destinasi unggulan Mampan Tama yang sempat vakum selama masa krisis kesehatan global.

Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, mengatakan bahwa pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terdampak selama pandemi, namun juga berpotensi besar sebagai sumber pendapatan baru bagi warga jika dikelola dengan baik.

“Pandemi sempat mematikan seluruh aktivitas wisata, termasuk Mampan Tama yang sebelumnya menjadi ikon desa kami,” ujarnya, Sabtu (24/05/2025).

Melihat potensi tersebut, pemerintah desa bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) kini mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan ulang kawasan wisata. Tujuannya, agar pemulihan pariwisata tidak hanya menjadi program pemerintah semata, tetapi gerakan bersama seluruh elemen desa.

Sukirno menekankan bahwa pengembangan ini tidak hanya mengejar jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.

“Kami mengedepankan wisata berbasis alam dan budaya yang tetap menjaga keseimbangan lingkungan,” jelasnya.

Sejumlah pelatihan akan diberikan kepada warga untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha pariwisata, termasuk dalam hal kebersihan, pelayanan, dan pemanfaatan media digital untuk promosi.

Selain itu, infrastruktur penunjang seperti area parkir, toilet umum, dan akses jalan menuju lokasi wisata juga masuk dalam perencanaan prioritas desa tahun ini. Sukirno meyakini bahwa pengembangan pariwisata lokal adalah solusi jangka panjang dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan yang lebih mandiri.

“Kalau pariwisata hidup, warung hidup, jasa ojek hidup, pengrajin hidup dan semuanya saling menghidupi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa dukungan dari warga menjadi penentu utama kesuksesan program ini.

“Tanpa kebersamaan, mustahil pariwisata desa bisa maju. Tapi kalau kita gotong royong, saya yakin Loa Sumber akan bangkit lebih baik,” tutup Sukirno. (Adv)

LAINNYA