Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam Saat Melakukan Sosialisasi 4 Pilar Bontang- Dalam rangka memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman,Ketua komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam menggelar sosialisasi kebangsaan dengan tema “Empat Pilar Kebangsaan Indonesia”. kegiatan dilaksanakan di saung mangrove tj laut yang berada di Tanjung Laut Indah Kecamatan Bontang Selatan.
Sosialisasi yang dilaksanakan pada hari Senin (25/11/24) tersebut mengangkat empat pilar kebangsaan yang menjadi dasar kekuatan negara Indonesia, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam kesempatan tersebut.
Peserta yang hadir pada agenda yang di perkirakan 150 orang dengan pemateri Pertama oleh Andi Mustari yang menyampaikan terkait Pancasila sebagai pandangan hidup bernegara.
“peserta yang hadir sekitar 150 orang dengan pemateri pertama oleh H. Andi Mustari,SH bliau menyampaikan terkait dengan pancasila sebagai pandangan hidup bernegara,”ujarnya
Lebih lanjut, Andi Sofyan Hasdam memaparkan secara mendalam tentang arti dan makna penting dari masing-masing pilar tersebut.
“Sebagai warga negara Indonesia, kita harus memahami bahwa empat pilar kebangsaan ini bukan hanya sebagai simbol, tetapi sebagai pedoman hidup kita sehari-hari dalam berbangsa dan bernegara,” ucapnya
Pentingnya Pancasila sebagai dasar negara menjadi fokus utama dalam pemaparan beliau. Pancasila, menurutnya, bukan hanya nilai yang tertulis dalam konstitusi, tetapi juga harus hidup dalam tindakan nyata, mulai dari menghormati perbedaan hingga menjaga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Selain itu, dirinya juga menekankan pentingnya memahami Undang-Undang Dasar 1945 sebagai pedoman dalam bernegara, yang mengatur hak dan kewajiban setiap warga negara serta mekanisme pemerintahan yang adil dan demokratis.
Andi Sofyan juga mengingatkan tentang pentingnya Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi semboyan bangsa Indonesia. “Keberagaman kita adalah kekuatan, dan dalam perbedaan kita harus tetap bersatu. Itu adalah pondasi dari kehidupan berbangsa yang damai dan harmonis,” tambahnya.
Tak ketinggalan, Ia juga mengajak seluruh peserta untuk selalu menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tidak terpecah-belah, dengan mengedepankan prinsip persatuan dalam segala aspek kehidupan.
Para peserta sangat antusias mengikuti acara tersebut, yang diisi dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab. Sosialisasi kebangsaan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan bangsa, mengedepankan toleransi, serta menghormati keberagaman demi terciptanya Indonesia yang lebih baik.
Sosialisasi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memelihara nilai-nilai luhur yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan, agar Indonesia tetap maju, damai, dan sejahtera di masa depan.
“terkait dengan kedudukan pancasila ditengah arus globalisasi,”tutupnya