
KUKAR — Perjuangan para petugas penanggulangan bencana dan relawan di Kabupaten Kutai Kartanegara dalam memadamkan kobaran Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) patut mendapat apresiasi tinggi. Di tengah cuaca ekstrem dan paparan asap tebal, tim gabungan terus berjibaku melindungi kawasan pemukiman serta hutan daerah.
Luasnya cakupan wilayah Kutai Kartanegara yang terdampak titik api membuat intensitas kerja para personil di lapangan meningkat drastis. Penanganan maraton yang berlangsung setiap hari menguji ketahanan fisik dan mental para petugas garda terdepan.
Kondisi medan yang berat serta durasi pemadaman yang panjang tidak memadamkan semangat jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar bersama instansi lintas sektor lainnya untuk tetap menjalankan tugas kemanusiaan.
Sinergi kuat terjalin di lapangan antara BPBD Kukar, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK), Manggala Agni, hingga jajaran relawan masyarakat setempat. Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam merespons cepat setiap laporan munculnya titik api baru.
Plt. Kepala BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara, Setianto Nugroho Aji, membenarkan bahwa beratnya medan penanganan Karhutla berpengaruh terhadap kondisi kesehatan sejumlah personil di lapangan.
Ia mengakui bahwa beberapa petugas sempat mengalami kelelahan fisik hingga sakit akibat terpapar asap tebal serta kelelahan menembus area pemadaman yang sulit dijangkau.
“Ya karena banyaknya Karhutla memang ada beberapa personil yang sakit/kelelahan. Tapi alhamdulillah kami tetap melaksanakan tugas lapangan,” ungkap Setianto Nugroho Aji via chat WhatsApp, Minggu (25/10/2016).
Guna menjaga keselamatan jiwa serta stamina para personil di lapangan agar tidak tumbang, BPBD Kukar menerapkan manajemen penugasan yang terukur melalui sistem giliran peleton atau shift kerja secara bergantian.
Pengaturan pola regu bergantian ini terbukti efektif menjaga daya tahan fisik pasukan di lapangan, sekaligus memastikan kesiapsiagaan armada pemadam selama 24 jam penuh.
“Penanganan Karhutla di Kukar dilaksanakan sinergi dari beberapa OPD daerah dan pusat diatur regu bergantian,” tegas Setianto menjelaskan strategi kelanjutan operasional penanganan bencana di Kutai Kartanegara.
Melalui dedikasi tinggi para petugas dan pengaturan manajemen cadangan pasukan yang solid, Pemkab Kukar optimistis ancaman Karhutla di seluruh penjuru kabupaten dapat terus ditanggulangi demi keselamatan dan kesehatan seluruh warga.(adv)
Tidak ada komentar