Tingkatkan Operasional Karhutla, Pemkab Kukar Siapkan Alokasi Anggaran Pusat Lewat APBD Perubahan

waktu baca 2 menit
Minggu, 25 Okt 2026 18:36 0 0 Harian Republik

KUKAR  — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan kesiapan anggaran operasional guna memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Dukungan alokasi dana dari Pemerintah Pusat dialokasikan secara khusus untuk menunjang kerja-kerja tanggap darurat personil di lapangan.

Sebagaimana disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi salah satu daerah prioritas penanganan Karhutla bersama Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Berau. Sinergi anggaran antara Pemerintah Pusat dan Daerah diperkuat guna memutus rantai penyebaran titik api secara efektif.

Guna memastikan penyaluran dana penanganan Karhutla dari Pusat berjalan transparan dan akuntabel, Pemkab Kukar saat ini tengah memproses pengintegrasian anggaran tersebut ke dalam mekanisme APBD Perubahan.

Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara, Setianto Nugroho Aji, mengungkapkan bahwa tahapan administrasi anggaran tersebut diproyeksikan tuntas dalam waktu dekat sehingga dapat segera direalisasikan untuk kebutuhan lapangan.

Ia menjelaskan bahwa pencairan dan pemanfaatan dana tersebut dijadwalkan mulai berjalan efektif pada akhir Oktober hingga awal November mendatang. Kepastian alokasi resmi dari anggaran ini dikawal ketat oleh instansi perencanaan daerah.

“Anggaran dari pusat tersebut masih proses di APBD perubahan. Perkiraan akhir Oktober/awal November,” ujar Plt. Kepala BPBD Kukar, Setianto Nugroho Aji, saat memberikan konfirmasi via chat WhatsApp, Minggu (25/10/2026).

Setianto membeberkan bahwa peruntukan dana penanganan Karhutla ini nantinya tidak hanya dikelola tunggal oleh BPBD, melainkan dibagikan ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dinas teknis terkait di Kutai Kartanegara yang terlibat langsung dalam aksi pemadaman.

Fokus alokasi pembiayaan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan vital operasional di lapangan, mulai dari dukungan Bahan Bakar Minyak (BBM) armada pemadam, bantuan sarana peralatan untuk para relawan, hingga logistik konsumsi bagi para personil.

“Direncanakan untuk menunjang kegiatan penanganan Karhutla. Untuk BBM, bantuan peralatan ke relawan, dan logistik untuk personil lapangan,” kata Setianto.

Pemkab Kukar berharap dengan masuknya penguatan anggaran melalui APBD Perubahan ini, seluruh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, KPHK, Manggala Agni, serta relawan lokal memiliki kesiapan logistik dan sarana yang memadai dalam mengendalikan ancaman Karhutla di wilayah Kukar.(adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA