Debat Ketiga Pilwali Samarinda 2024 Usung Format Baru yang Lebih Dinamis dan Melibatkan Masyarakat

waktu baca 2 menit
Minggu, 17 Nov 2024 23:04 0 222 Harian Republik

Samarinda—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda semakin mematangkan persiapan untuk debat ketiga dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2024 dengan menghadirkan format yang inovatif, dinamis, dan melibatkan masyarakat secara aktif.

Komisioner KPU Samarinda Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Yustiani, mengungkapkan bahwa salah satu perubahan yang diterapkan adalah penggabungan elemen dari debat pertama dan kedua, serta melibatkan partisipasi masyarakat melalui dua segmen khusus yang berisi pertanyaan dari masyarakat dan dilengkapi dengan tayangan video tematik sebagai penguat diskusi.

“Pada debat kedua kemarin, partisipasi masyarakat berupa pertanyaan hanya muncul di segmen kelima. Namun, kali ini akan ada dua segmen khusus untuk masyarakat, dipadukan dengan konsep video seperti yang digunakan di debat pertama,” ujar Yustiani, Minggu (17/11/2024).

Yustiani juga menyoroti adanya perbedaan pada format debat kali ini, mengingat hanya ada satu pasangan calon (paslon) yang bertarung dalam Pilwali Samarinda 2024. Tanpa adanya rivalitas antar calon, fokus debat akan lebih pada pendalaman visi dan misi paslon melalui pertanyaan dari panelis.

“Kalau sebelumnya ada beberapa calon, mereka bisa saling memberikan tanggapan. Tapi kali ini, debat lebih diarahkan pada pendalaman visi dan misi paslon,” jelasnya.

Yustiani berharap dengan format baru ini, masyarakat dapat memahami program dan visi misi paslon dengan lebih mendalam, sehingga pemilih dapat lebih yakin dalam menentukan pilihan mereka pada pemungutan suara pada 27 November mendatang.

Debat ketiga ini dijadwalkan akan berlangsung pada 21 November 2024 dan disiarkan langsung oleh Metro TV. KPU Samarinda optimis bahwa format inovatif ini dapat memberikan wawasan yang lebih kepada masyarakat, khususnya dalam membangun kesadaran demokrasi dan partisipasi pemilih aktif.

“Kami ingin masyarakat dapat memahami dengan jelas visi dan misi paslon yang maju. Hal ini penting agar pemilih lebih mantap saat menentukan pilihan pada 27 November nanti,” tutupnya.

Debat ini menjadi salah satu upaya KPU Samarinda untuk meningkatkan kualitas demokrasi dan mendorong partisipasi pemilih, khususnya generasi muda, demi masa depan Kota Samarinda yang lebih baik. (ADV)

LAINNYA