Bantu Korban Bencana Longsor Loa Janan, Pemkab Kukar Pacu Pembangunan 24 Rumah Layak Huni di Purwajaya dan Batuah

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Nov 2026 20:18 0 0 Harian Republik

KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan keseriusan dan kepeduliannya dalam menangani dampak bencana alam di wilayahnya. Penanganan pascabencana difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman dan layak bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Salah satu fokus penanganan yang kini tengah berjalan berada di Kecamatan Loa Janan. Pemkab Kukar melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) memacu pengerjaan fisik pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) bagi warga terdampak bencana alam tanah longsor di Desa Purwajaya dan Desa Batuah.

Kepala Dinas Perkim Kukar, M. Aidil, mengungkapkan bahwa progres fisik pengerjaan di lapangan berjalan positif dan tanpa hambatan teknis. Sejak dimulai pada September 2026 lalu, pengerjaan konstruksi saat ini telah mencapai sekitar 60 persen.

Aidil merinci, sebanyak 24 unit rumah layak huni dibangun secara tersebar di dua lokasi tersebut, yakni 10 unit rumah di Desa Purwajaya dan 14 unit rumah di Desa Batuah. Pihaknya mematok target seluruh unit bangunan dapat rampung sepenuhnya pada akhir Desember 2026.

“Pembangunan rumah layak huni itu dilakukan pada September 2026 lalu, hingga saat ini progresnya sudah mencapai 60 persen,” ujar M. Aidil.

Untuk menjamin keselamatan warga penerima manfaat di masa depan, lokasi pembangunan rumah baru ini sengaja direrelokasi ke area zona aman yang terbebas dari ancaman tanah longsor maupun pergeseran tanah.

Meski demikian, Aidil mengakui bahwa jumlah unit yang dibangun pada tahap ini belum mencakup seluruh populasi warga terdampak. Oleh karena itu, Pemkab Kukar berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan tahap berikutnya pada tahun anggaran 2027 mendatang dengan menyesuaikan kapasitas kemampuan keuangan daerah.

“Pembangunan rumah layak huni bagi warga yang terdampak bencana alam longsor ini masih belum cukup, karena korban yang mengalami kerusakan rumah akibat longsor sangat banyak… Nanti kita lanjutkan pada 2027 mendatang,” tegasnya.(adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA