Respon Cepat Kerusakan Taman Musik dan Jalan Kartini, Dinas PU Kukar Gandeng Akademisi Matangkan Kajian Teknis

waktu baca 3 menit
Rabu, 4 Nov 2026 20:18 0 1 Harian Republik

KUKAR – Komitmen dalam menjaga kualitas infrastruktur publik serta keselamatan masyarakat terus ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, pemerintah daerah bergerak cepat menindaklanjuti kondisi kerusakan infrastruktur di kawasan Taman Musik dan Jalan Kartini, Tenggarong.

Langkah tanggap darurat diambil usai terdeteksinya titik longsor di area Taman Musik dekat Jembatan Besi, serta munculnya retakan dan pergeseran struktur pada bagian pinggir Jalan Kartini di sekitar turap sungai.

Penanganan kawasan ini menjadi perhatian utama mengingat lokasinya berada di jantung Kota Tenggarong yang berfungsi sebagai ruang publik sekaligus penunjang aktivitas wisata dan ekonomi warga.

Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, menegaskan bahwa penanganan atas kerusakan tersebut harus dilakukan secara cermat, terukur, serta berbasis perhitungan teknis yang matang. Pihaknya mengindikasikan bahwa pergeseran struktur tersebut turut dipicu oleh faktor alam dan kondisi dinamika lingkungan di sekitar bantaran sungai.

“Secara teknis, baik dari sisi perencanaan maupun konstruksi, pekerjaan ini pada dasarnya telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Hanya saja, kemungkinan terdapat faktor alam dan kondisi lingkungan yang turut memengaruhi terjadinya kerusakan,” ungkap Wiyono.

Sebagai bentuk transparansi dan upaya mewujudkan perbaikan yang bertahan jangka panjang, Dinas PU Kukar resmi menggandeng kalangan akademisi dari Politeknik Negeri Samarinda (Polnes). Tim ahli diturunkan untuk melakukan kajian mendalam terhadap kekuatan konstruksi serta kondisi struktur tanah di lokasi kejadian.

Hasil evaluasi dan kajian akademis dari Polnes nantinya menjadi acuan utama Dinas PU dalam menentukan metode penanganan konstruksi yang tepat. Beberapa skema solusi tengah dipertimbangkan, mulai dari perkuatan struktur lama, pembongkaran parsial, hingga pembangunan ulang konstruksi apabila diperlukan.

“Kami ingin memastikan perbaikan yang dilakukan nantinya benar-benar kuat dan dapat bertahan dalam jangka panjang. Jangan sampai setelah diperbaiki, kerusakan serupa kembali terjadi. Karena itu, diperlukan perencanaan dan metode konstruksi yang lebih tepat dengan mempertimbangkan kondisi alam serta struktur tanah,” tegas Wiyono.

Terkait perhitungan besaran anggaran, Dinas PU menjelaskan bahwa skema pembiayaan baru dapat dipastikan secara mendetail setelah hasil kajian teknis selesai. Mengingat terdapat pergeseran struktur hingga 50 sentimeter, penanganan ini melibatkan kolaborasi lintas bidang di internal Dinas PU, yakni Bidang Bina Marga untuk perbaikan badan jalan dan Bidang Sumber Daya Air (SDA) untuk perkuatan turap sungai.

Sambil mematangkan dokumen perencanaan dan penganggaran yang diproyeksikan masuk dalam prioritas tahun 2027, Dinas PU Kukar telah melakukan langkah pengamanan awal di lapangan. Pembatas keselamatan telah dipasang di titik-titik rawan, sembari terus mengimbau pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut.

Melalui langkah kajian ilmiah yang komprehensif ini, Dinas PU Kukar optimistis perbaikan infrastruktur di kawasan Jalan Kartini dan Taman Musik nantinya dapat direalisasikan secara optimal, aman, serta kokoh dalam menunjang mobilitas masyarakat Tenggarong.(adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA