20 Resepsionis Hotel di Kukar Ikuti Pelatihan Sertifikasi Berbasis Standar Nasional

waktu baca 2 menit
Selasa, 3 Jun 2025 15:37 0 131 Harian Republik

KUKAR – Sebanyak 20 resepsionis dari hotel dan penginapan di Kecamatan Tenggarong, Loa Kulu, dan Muara Jawa mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Resepsionis Tahun 2025 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Dispar Kukar). Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Grand Elty Singgasana, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, pada Selasa, (3/06/2025).

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dispar Kukar, Sugiarto, dan turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata, Antoni Kusbiantoro.

Dalam sebuah wawancara, Sugiarto mengatakan pelatihan dan sertifikasi yang dilakukan merupakan bagian dari program peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata, khususnya di bidang perhotelan.

“Maksud dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan para resepsionis di Kukar, agar mereka memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan sertifikasi resmi yang sesuai dengan standar industri perhotelan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Dispar Kukar menghadirkan tiga narasumber profesional yang merupakan General Manager (GM) perhotelan dari DI Yogyakarta, yaitu Yohanes Hendra Dwi Utomo, Herryadi Baiin, dan Iwan Ridwan Munajat.

Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek penting dalam pekerjaan resepsionis, antara lain menjaga penampilan pribadi dan area kerja, bekerja dalam lingkungan sosial yang beragam, menerapkan komunikasi di tempat kerja, menangani permintaan dan keluhan pelanggan, melayani kedatangan dan keberangkatan tamu, serta mengoperasikan sistem komputer Front Office (FO).

“Standar kompetensi ini akan menjadi acuan bagi peserta agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada tamu hotel,” jelasnya.

Menurut Sugiarto, kegiatan ini juga merupakan bagian dari strategi pengembangan sektor pariwisata Kukar secara keseluruhan, termasuk dalam mempersiapkan diri menghadapi peluang dan tantangan yang muncul seiring perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kita tetap setiap tahun berupaya melakukan bimbingan terhadap teman-teman perhotelan, agar sektor ini bisa terus berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah,” tuturnya.

Ia pun berharap para peserta dapat memaksimalkan kesempatan ini, tidak hanya untuk memperoleh sertifikat, tetapi juga untuk benar-benar meningkatkan kualitas pelayanan di tempat kerja masing-masing.

“Harapan kami, peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat, sehingga pengunjung merasa terlayani dengan baik dan berkesan selama berada di Kukar,” tutupnya. (Adv)

LAINNYA