Komisi III DPRD Samarinda Kritik Masalah Koordinasi Proyek Infrastruktur di Samarinda

waktu baca 2 menit
Senin, 30 Jun 2025 16:04 0 157 Harian Republik

Samarinda — Deni Hakim Anwar, Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, memberikan kritik tajam mengenai pelaksanaan proyek infrastruktur yang dinilai kurang terkoordinasi antarinstansi. Hal ini mengakibatkan beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan dan bahkan harus dibongkar setelah selesai dibangun.

“Baru selesai dibangun, eh dibongkar lagi untuk pasang pipa. Ini terus terulang karena koordinasi antar lembaga masih lemah,” ungkap Deni saat ditemui pada Senin (30/6/2025).

Ia memberikan contoh proyek pedestrian di Jalan Juanda yang mengalami kerusakan akibat pemasangan jaringan pipa PDAM. Menurutnya, insiden semacam ini sudah terlalu sering terjadi dan mencerminkan lemahnya komunikasi antar sektor.

Deni mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk segera menyusun blueprint pembangunan infrastruktur jangka panjang. Ia menekankan bahwa dokumen tersebut harus mencakup informasi teknis seperti usia pakai jaringan, jadwal perawatan rutin, dan skala prioritas berdasarkan wilayah.

“Tanpa perencanaan jangka panjang dan keterpaduan antar OPD, kita hanya menambal masalah,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan kawasan untuk menyelesaikan masalah klasik seperti banjir. Deni menegaskan bahwa ego sektoral antar instansi harus diakhiri demi mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

Mengenai inovasi teknologi dalam tata kelola pembangunan, Deni menyambut baik penggunaan sistem seperti E-WAN. Namun, ia mengingatkan bahwa digitalisasi bukanlah solusi tunggal.

“Digitalisasi akan sia-sia tanpa kerja sama nyata. Yang dibutuhkan warga adalah pembangunan yang terintegrasi dan tidak saling bertabrakan,” tutupnya.

(ADV/DPRDSmd/Huda)

LAINNYA