Klinik Pembinaan Remaja Disiapkan Dispora & KNPI

waktu baca 2 menit
Rabu, 26 Nov 2025 13:38 0 106 Harian Republik

 

Tenggarong– Dispora Kutai Kartanegara mulai memusatkan perhatian pada upaya menekan potensi perilaku berisiko di kalangan remaja. Langkah tersebut diwujudkan melalui rencana pembentukan klinik pembinaan remaja yang melibatkan KNPI sebagai pelaksana dan Satpol PP sebagai lembaga pendamping.

Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menilai pembinaan berbasis kesehatan mental kini menjadi kebutuhan mendesak. Situasi yang berkembang menunjukkan bahwa remaja membutuhkan ruang untuk memahami diri serta diarahkan pada aktivitas yang lebih positif.

“Kami melihat ada kondisi serius yang harus segera ditangani. Remaja harus dibina bukan hanya lewat aktivitas fisik, tapi juga kesehatannya, gaya pergaulannya, hingga mentalnya,” ujar Dery.

Ia menekankan bahwa model pembinaan yang diajukan bukan berorientasi hukuman, melainkan pendekatan persuasif, edukatif, dan pendampingan. Keterlibatan Satpol PP pun dimaksudkan untuk memberikan edukasi perlindungan hukum, bukan penindakan.

“Nanti pembinaan ini sifatnya lebih ke pemahaman dan pendampingan. Satpol PP berperan dalam edukasi perlindungan sosial dan ketertiban, bukan penindakan,” tegasnya.

KNPI nantinya bertanggung jawab menyiapkan klinik remaja sebagai ruang konsultasi, edukasi, dan pengembangan diri bagi remaja.

“Klinik ini bukan sekadar tempat diskusi kesehatan. Kita ingin ada ruang aman bagi remaja untuk bicara masalahnya, mendapatkan arahan, dan menemukan kegiatan positif,” jelasnya.

Dery menyebut bahwa konsep lengkap program ini akan dibahas melalui agenda ngopi bareng dalam waktu dekat. Ia berharap rencana tersebut berkembang menjadi pola pembinaan jangka panjang.

“Harapan kami, ini jadi langkah besar untuk menyelamatkan generasi muda dari risiko pergaulan yang tidak sehat,” pungkasnya.

LAINNYA