Perwakilan Presidium Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Sebatik memenuhi undangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik untuk membahas tindak lanjut surat permohonan audiensi yang telah dikirim kepada Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI. Pertemuan berlangsung di Aula Kantor PLBN Sebatik. Nunukan– Perwakilan Presidium Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Sebatik memenuhi undangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik untuk membahas tindak lanjut surat permohonan audiensi yang telah dikirim kepada Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI. Pertemuan berlangsung di Aula Kantor PLBN Sebatik, Sabtu (18/7/2026).
Kepala Subbidang (Kasubid) PLBN Sebatik, Maret, mengatakan pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI sebagai respons terhadap surat audiensi yang diajukan Presidium CDOB Sebatik.
Menurut Maret, Kepala PLBN Sebatik berhalangan hadir karena sedang berada di luar daerah, sehingga dirinya ditugaskan untuk menerima perwakilan Presidium CDOB Sebatik yang terdiri atas Muh Asman, Syaidinah Hamzah, dan Daud.
“Kami mendapat arahan dari Kepala PLBN Sebatik untuk mengundang teman-teman Presidium CDOB Sebatik terkait surat yang telah mereka kirim ke BNPP RI. Mereka ingin memastikan perkembangan pembangunan di wilayah Sebatik, khususnya mengenai operasional PLBN Sebatik yang dinilai terlalu lama belum berjalan,” ujar Maret.
Dalam pertemuan itu, pihak PLBN juga meminta penjelasan mengenai agenda yang akan dibawa Presidium CDOB Sebatik saat audiensi dengan BNPP RI. Hal itu dinilai penting agar BNPP melalui perwakilannya di daerah memahami persoalan yang akan disampaikan.
“Kami ingin mengetahui kepentingan atau agenda apa saja yang akan diperjuangkan di BNPP RI. Sebagai perwakilan BNPP RI di daerah, tentu kami mendukung setiap langkah teman-teman,” katanya.
Terkait kepastian operasional PLBN Sebatik, Maret mengaku belum dapat memberikan jadwal karena masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Saat ini, pihaknya masih menyelesaikan berbagai persiapan teknis sebelum PLBN resmi beroperasi.
“Kami juga belum bisa memastikan kapan PLBN Sebatik akan beroperasi. Kita tunggu sampai seluruh persyaratan teknis terpenuhi. Mudah-mudahan bisa segera beroperasi sehingga memberi manfaat bagi masyarakat Sebatik,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Presidium CDOB Sebatik, Muh Asman, mengatakan surat permohonan audiensi yang dikirim ke BNPP RI pada 6 Juli 2026 telah mendapat respons dan masuk tahap disposisi sejak 8 Juli 2026.
“Alhamdulillah surat audiensi kami sudah direspons oleh BNPP RI. Saat ini kami tinggal menunggu jadwal pasti untuk melakukan audiensi,” kata Asman.
Meski demikian, Asman mengaku kecewa karena hingga kini belum ada kepastian mengenai operasional PLBN Sebatik yang telah diresmikan sejak 2024.
“Teman-teman tadi juga mempertanyakan kapan PLBN Sebatik mulai beroperasi. Namun, belum ada kepastian yang bisa diberikan. Sudah hampir dua tahun masyarakat menunggu, tetapi sampai sekarang belum ada informasi yang jelas,” pungkasnya.
Tidak ada komentar