Bertepatan Hari Sumpah Pemuda, Rusmulyadi Jelaskan Mekanisme Pemilihan Pemuda Pelopor

waktu baca 2 menit
Jumat, 8 Nov 2024 23:15 0 274 Harian Republik

Samarinda- Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi menjelaskan tentang mekanisme pemilihan pemuda pelopor yang dilaksanakan dari tingkat kabupaten hingga seleksi di tingkat provinsi.

Ia menjelaskan bahwa, mekanisme pelaksanaannya dilakukan secara bertingkat, pada pemilihan di tingkat Kabupaten dan Kota, setelah itu seleksi di tingkat Provinsi.

“Jadi ada 5 bidang. Nanti lima bidang itu akan diseleksi juri, nah dari 5 yang terbaik akan menjadi pemuda pelopor kaltim,” ungkap rusmulyadi

Rusmulyadi mengatakan pemilihan pemuda pelopor tersebut dilaksanakan sesuai dengan juknis kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora) RI.

“Pemilihan pemuda pelopor ini, berdasarkan juknis Kemenpora,” katanya.

Untuk pemenang pemilihan pemuda pelopor Kaltim sudah diumumkan pada malam anugerah yang dilaksanakan 28 Oktober bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

“Kalau pemuda pelopor sudah dilakukan sejak April kemarin, ini kan sudah diumumkan pemenangnya pada malam anugerah untuk yang juara 1, 2 dan 3 diserahkan juga hadiahnya oleh Bapak Gubernur langsung di malam anugerah,” lanjut Rusmulyadi.

Selanjutnya, kata dia, untuk benefit yang diperoleh jika telah menjadi pemuda pelopor. Dimana pemuda pelopor akan banyak dilibatkan dalam berbagai acara sebagai narasumber.

“Pemuda pelopor saat ini dia banyak banget diundang jadi narasumber jadi pembicara. yang jelas pasti ada benefitnya dan ada honornya buat dia sebagai pembicara bahkan menjadi narasumber untuk latihan-latihan,” sambungnya.

Dirinya berharap agar Pemuda pelopor dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi pemuda-pemuda lain di Kaltim untuk dapat berkembang agar dapat memberikan banyak kebermanfaatan bagi masyarakat.

“Karena mereka pasti berdampak, Pemuda pelopor itu bisa dapat gelar karena sudah berdampak pada masyarakat, sudah memberikan lapangan kerja, jadi harapannya makin banyak lapangan kerja semakin banyak pelopor,” pungkasnya. (ADV)

LAINNYA