Kreatif dan Mandiri, Warga Kukar Jadikan Siskamling Sebagai Simbol Kepedulian Sosial

waktu baca 2 menit
Selasa, 27 Mei 2025 14:58 0 244 Harian Republik

KUKAR – Kegiatan siskamling di berbagai desa dan kelurahan di Kutai Kartanegara (Kukar) kini tak hanya menjadi rutinitas keamanan malam.

Dalam ronda malam bergilir ini telah berkembang menjadi ajang memperkuat solidaritas sosial dan wadah kreativitas warga.

Masyarakat secara swadaya membentuk jadwal ronda, menata pos jaga, dan bahkan melengkapi Poskamling dengan fasilitas menarik seperti taman baca. Gotong royong menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini, yang tetap hidup meski zaman terus berubah.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar, mengatakan bahwa partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan adalah contoh nyata kepedulian terhadap kampung halaman.

“Ini bukan cuma soal keamanan, tapi juga bagaimana warga saling menjaga, saling mengenal, dan saling peduli,” ujarnya, Selasa (27/05/2025).

Menurutnya, banyak pos ronda di Kukar kini tidak hanya difungsikan sebagai tempat berjaga, tetapi juga sebagai pusat kegiatan warga. Di Poskamling Kelurahan Maluhu misalnya, ada taman baca yang membuat suasana ronda menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.

Inovasi tersebut berhasil membawa Poskamling Maluhu meraih juara dalam lomba siskamling tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Prestasi itu tak lepas dari peran aktif masyarakat yang ingin menjadikan keamanan sebagai tanggung jawab bersama, bukan beban satu pihak.

“Ronda jadi menyenangkan karena semua merasa memiliki,” jelas Asmi.

Tradisi iuran beras atau makanan ringan untuk mendukung kegiatan siskamling juga masih dijumpai di beberapa wilayah. Warga percaya, kebersamaan bisa tumbuh lebih kuat jika dilandasi semangat berbagi dan partisipasi.

Menurut Asmi, pola semacam ini perlu terus didukung karena menjadi bagian penting dari pembangunan desa berbasis masyarakat. Pemerintah pun tak tinggal diam, terus memberikan pembinaan dan motivasi agar siskamling bisa beradaptasi dengan kebutuhan masa kini.

“Kalau warganya kompak, lingkungan pasti aman. Dan kalau lingkungan aman, warganya bisa hidup lebih tenang,” tandasnya. (Adv)

LAINNYA