Novan Syahronie, Ketua Komisi IV DPRD Kota SamarindaSamarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronie Pasie, mengingatkan Pemerintah Kota agar memperluas jangkauan Program Makan Gratis Bergizi (MBG) ke semua sekolah di Kota Samarinda. Ia menilai ketidakmerataan pelaksanaan program ini berpotensi menimbulkan ketimpangan antar sekolah.
“Program MBG ini memang belum merata. Ini yang harus diperhatikan, jangan sampai ada sekolah yang terlewat,” ujar Novan saat ditemui, Kamis (27/6/2025).
Menurut pengamatan Novan, saat ini program MBG baru berjalan di beberapa sekolah yang dipilih berdasarkan zonasi tertentu. Sementara itu, banyak sekolah, khususnya di wilayah pinggiran, belum mendapatkan manfaat dari program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi siswa dan mendukung proses belajar tersebut.
“Sejauh ini hanya beberapa sekolah saja yang sudah menjalankan MBG. Sebagian besar belum menerima manfaat program ini,” tambahnya.
Novan menekankan bahwa pemerataan akses program ini memerlukan koordinasi yang solid antar instansi terkait. Penyediaan makanan bergizi bagi siswa merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
“Kolaborasi semua pihak mutlak diperlukan, agar mutu gizi makanan tetap terjaga dan program ini benar-benar merata,” tegasnya.
Ia juga mendorong Pemerintah Kota Samarinda melalui dinas terkait agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG. Evaluasi ini diharapkan dapat menghasilkan peta distribusi yang komprehensif dan menjangkau seluruh zona pendidikan.
“Jangan sampai terjadi ketimpangan antar sekolah hanya karena program ini belum menyentuh semuanya,” tandas Novan.
DPRD akan terus mengawasi pelaksanaan program MBG agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh peserta didik di Samarinda tanpa terkecuali. Program ini diyakini dapat membantu mengatasi masalah kekurangan gizi sekaligus meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah.
(ADV/DPRDSmd/Huda)
Tidak ada komentar