Foto: Bupati Kukar, Edi Damansyah saat meninjau Greenhouse di Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong.KUKAR – Pemanfaatan greenhouse oleh kelompok tani di Kutai Kartanegara (Kukar) terbukti meningkatkan produksi hortikultura, terutama di wilayah Rapak Lambur dan Sebulu. Bupati Kukar, Edi Damansyah, memastikan pemerintah hadir mendampingi petani dalam pengelolaan fasilitas pertanian modern tersebut.
“Greenhouse ini baru beberapa kali panen, dan sudah dikelola langsung oleh kelompok tani. Kami akan terus fasilitasi dan dampingi petani agar hasilnya maksimal,” ujarnya saat diwawancarai pada Sabtu (21/6/2025). Edi mengungkapkan, sejauh ini telah dibangun delapan unit greenhouse dan sepuluh lainnya sedang dalam tahap pengembangan.
Di antara hasil panen yang menonjol adalah buah melon, yang dinilai cocok dikembangkan melalui sistem rumah kaca ini. “Di Rapak Lambur kemarin, yang saya panen sendiri itu ada dua greenhouse. Di Sebulu juga sudah panen. Rata-rata tanaman melon dan hasilnya bagus,” jelasnya.
Greenhouse dinilai mampu membantu petani menghadapi tantangan iklim serta menjaga kualitas dan kuantitas produksi. Pemerintah daerah juga terus mengupayakan pelatihan serta akses sarana pertanian modern bagi kelompok tani. “Kami ingin kelompok tani punya sarana modern. Ini bentuk keseriusan kami dalam membangun pertanian berbasis teknologi,” ucap Edi.
Bupati menekankan transformasi pertanian tidak hanya soal alat, tetapi juga pola pikir dan manajemen usaha tani. Petani di Kukar diharapkan mampu mengelola kegiatan tani secara lebih profesional. “Kita ingin petani kita naik kelas, bukan hanya dari hasil panen, tapi juga dari cara berpikir dan mengelola usaha tani secara profesional,” pungkasnya. (Adv)
Tidak ada komentar