Lubang Eks Tambang CV Mandiri Prima, di Wilayah Kutai Kartanegara. Harianrepublik.com- Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Inspektur Tambang melakukan kunjungan atas aduan masyarakat terkait keberadaan lubang bekas tambang yang berada di sepanjang jalan poros Provinsi dari Samarinda, Kecamatan Sangga-Sangga hingga Kecamatan Muara Jawa Kukar, Selasa (13/01/2026).
Dalam kesempatan itu, Kabid Minerba ESDM Kaltim, Achamad Pranata menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, ditemukan titik lubang tambang merupakan bekas kegiatan pertambangan batubara milik IUP Operasi Produksi CV Prima Bumi.
Bahkan, kata dia, Perusahaan tersebut memiliki luas konsesi sebesar 248,40 hektare. Izin Usaha Pertambangan (IUP) CV Prima Mandiri diketahui telah berakhir pada tanggal 20 Desember 2023.
“Pemerintah Provinsi Kaltim memiliki kewenangan pembinaan dan pengawasan di sektor energi dan sumber daya mineral sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020, di mana kewenangan tersebut berada pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), khususnya terkait kegiatan pertambangan batubara,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa meskipun masa berlaku IUP telah berakhir, kewajiban reklamasi dan pasca tambang tetap menjadi tanggung jawab perusahaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebab hal ini bertujuan untuk menjamin keselamatan masyarakat serta memulihkan fungsi lingkungan di sekitar area bekas tambang.
“Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas ESDM akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kewajiban reklamasi dan pascatambang dilaksanakan sesuai ketentuan serta demi menjaga keselamatan dan kepentingan publik,” tegasnya.
Sementara itu, KTT CV Prima Mandiri, Filipus menyatakan komitmennya untuk segera menutup lubang bekas tambang.
“Sebagai langkah awal pengamanan, perusahaan akan membangun pagar pengaman di sekitar lubang tambang yang ditutup menggunakan seng, guna mencegah potensi kecelakaan dan membahayakan pengguna jalan maupun masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Tidak ada komentar