Bupati Kukar Fokus Kembangkan Pertanian Padi di Rapak Lambur Melalui Optimasi Lahan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 21 Jun 2025 19:51 0 171 Harian Republik

KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memaksimalkan potensi pertanian di Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, dengan mengarahkan pengembangan khusus pada tanaman padi melalui program optimasi lahan. Bupati Kukar, Edi Damansyah, menyampaikan kawasan tersebut sudah disiapkan sejak beberapa tahun terakhir untuk mendukung peningkatan produksi pangan berbasis sawah.

“Rapak Lambur itu seratusan hektare lebih, dan titik beratnya ke sawah. Sejak 2022 sampai sekarang, saya sudah minta agar optimasi lahan di sana ditingkatkan,” ujar edi saat ditemui pada Sabtu (21/6/2025). Ia menjelaskan, Rapak Lambur memiliki kondisi geografis yang unik. Sebagian wilayah mengalami kekurangan air, sementara bagian lain rentan terhadap genangan.

Untuk itu, pemerintah membangun jaringan pipanisasi sejak 2003 dan terus mengembangkan sistem pengairan agar sesuai kebutuhan. “Kita sudah intervensi dengan pipanisasi, dan airnya berasal dari pompa besar Balai Wilayah Sungai (BWS). Selain itu, kami juga bangun pintu air besar tahun ini untuk mengendalikan banjir dan genangan,” terangnya.

Edi menambahkan dengan peningkatan indeks tanam dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali per tahun, hasil produksi padi bisa ditingkatkan secara signifikan. Optimasi ini juga mencakup perbaikan infrastruktur pertanian seperti irigasi dan jalan usaha tani.

“Inti dari optimasi lahan itu adalah bagaimana meningkatkan produksi dengan perbaikan infrastruktur tani, baik irigasi maupun jalan usaha tani. Kita fokuskan ini di kawasan sentra seperti Rapak Lambur, Maluhu, Mangkurawang, Bukit Biru, dan Jahab,” katanya.

Pemkab Kukar juga tengah mengkaji pemanfaatan air dari bekas tambang sebagai alternatif sumber irigasi tambahan. Kajian dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan DLHK dan pihak teknis lainnya. “Saya minta ini dikaji serius. Karakteristik lahan di sana unik, jadi strategi kita harus tepat,” tutupnya. (Adv)

LAINNYA