Aris Mulyanata Pastikan Atlet Squash Samarinda Tetap Berlatih Meski Status Porprov 2026 Belum Pasti

waktu baca 2 menit
Rabu, 18 Jun 2025 15:21 0 157 Harian Republik

Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Aris Mulyanata, menyatakan bahwa cabang olahraga squash terus menjalani pembinaan atlet secara konsisten, meskipun belum ada kepastian apakah cabang olahraga ini akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026.

Menurut Aris, saat ini squash masih menunggu keputusan resmi dari KONI Provinsi Kalimantan Timur terkait statusnya dalam ajang olahraga empat tahunan tersebut.

“Insya Allah squash akan coba dipertandingkan di Porprov nanti. Tapi saat ini kita masih menunggu keputusan dari KONI Provinsi Kaltim, apakah squash masuk dalam cabor yang dipertandingkan atau tidak,” ujar Aris Mulyanata,
yang juga menjabat sebagai Ketua Cabor Squash Kota Samarinda, Rabu (18/6/2025).

Ia menjelaskan bahwa karena squash merupakan cabang olahraga berjenjang hingga tingkat nasional, keputusan di tingkat provinsi juga mempertimbangkan apakah squash akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Karena ini cabor berjenjang, kita juga belum tahu apakah akan dipertandingkan di PON atau tidak. Tapi meski begitu, pembinaan tetap berjalan di Samarinda,” katanya.

Aris menambahkan bahwa para atlet squash Samarinda rutin berlatih setiap akhir pekan di GOR Kadrie Oening, satu-satunya fasilitas squash di kota ini.

“Atlet-atlet kita tetap latihan setiap Sabtu dan Minggu. Meski squash belum terlalu dikenal luas, sebenarnya olahraga ini punya potensi yang cukup baik, apalagi untuk anak-anak yang membutuhkan ruang kegiatan positif,” jelasnya.

Mengenai jumlah atlet yang akan dikirim jika squash resmi dipertandingkan, Aris menyebutkan akan ada proses seleksi dan pemusatan latihan (training center/TC), namun efisiensi anggaran menjadi salah satu pertimbangan penting.

“Ada seleksi dulu, TC juga. Tapi kita masih menunggu juga seperti apa kebijakan anggarannya. Jangan sampai nanti sudah persiapan tapi terkendala efisiensi,” ungkapnya.

Aris juga berharap squash dapat tampil di Porprov 2026, apalagi Ketua Umum Squash Kalimantan Timur saat ini dijabat oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.

“Pak Seno Aji adalah Ketua Squash Kaltim, jadi insya Allah beliau bisa bantu dorong agar squash tetap diberangkatkan. Nantinya akan kami bahas juga dalam rapat kerja squash provinsi,” tutup Aris.

(ADV/DPRDSmd/Huda)

LAINNYA