DPPKB Kutim Gelar Bimtek untuk Perkuat Kompetensi ASN, Tekankan Transformasi Kepemimpinan

waktu baca 2 menit
Selasa, 29 Okt 2024 10:57 0 251 Redaksi Kutim

SAMARINDA – Demi menjawab tantangan zaman dan memperkuat kapasitas aparatur, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) bekerja sama dengan Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah (Puslatbang KDOD) Samarinda. Acara ini berlangsung di Hotel Five Premiere dan dihadiri oleh berbagai ASN DPPKB Kutim. Hadir sebagai pemateri utama, Kepala Puslatbang KDOD LAN Muhammad Aswad serta Widya Iswara DR Rahmat Suparman.

Muhammad Aswad dalam paparannya menekankan pentingnya transformasi kepemimpinan dalam organisasi untuk menghadapi tantangan global yang kian kompleks. “Kepemimpinan transformasional berasal dari kata ‘transform’, yang berarti membuat perubahan. Di tengah lingkungan yang terus berkembang, seorang pemimpin harus mampu melakukan inovasi dan transformasi agar tidak tertinggal,” ujar Aswad, menggugah semangat peserta untuk berinovasi dalam menjalankan tugas.

Aswad menambahkan bahwa pelatihan yang berkelanjutan sangat penting bagi ASN dalam menjaga relevansi dan meningkatkan keterampilan mereka. “Saya sangat mengapresiasi bimtek ini. Ini adalah cara terbaik menurut para ahli untuk mengantisipasi perubahan. Kita tidak boleh diam, harus terus menjadi pembelajar,” katanya, menekankan pentingnya semangat belajar yang harus terus hidup di kalangan ASN.

Pada sesi lain, DR Rahmat Suparman menguraikan pentingnya manajemen kinerja organisasi, termasuk penerapan cascading dan alignment untuk memastikan tercapainya target organisasi. “Perlu pemahaman bersama tentang bagaimana meningkatkan kinerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kutai Timur, agar dapat mencapai target-target yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten,” ujar Rahmat, menyoroti urgensi penguasaan manajemen kinerja bagi ASN.

Rahmat juga mengusulkan agar bimtek di masa mendatang lebih interaktif dan dipenuhi dengan praktik lapangan. “Sehingga bisa langsung diterapkan dalam kebijakan-kebijakan di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana,” tambahnya, menekankan pentingnya pengaplikasian teori dalam praktik nyata.

Dengan diselenggarakannya bimtek ini, DPPKB Kutim berharap ASN dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi dinamika pekerjaan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga diharapkan menjadi pemicu perubahan positif dalam pengelolaan pelayanan publik di Kutim. Upaya ini memperlihatkan keseriusan pemerintah daerah dalam menciptakan aparatur yang inovatif dan adaptif, siap menghadapi berbagai tantangan untuk pelayanan yang lebih optimal.

LAINNYA