
SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, meminta perusahaan pertambangan meningkatkan pelatihan bagi tenaga kerja lokal agar memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja dari masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.
Mahyunadi menyampaikan hal itu dalam kegiatan konsultasi publik pembaruan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) PT Ganda Alam Makmur (GAM). Menurutnya, program pemberdayaan masyarakat harus diarahkan pada kegiatan produktif yang memberikan manfaat jangka panjang, termasuk peningkatan kompetensi calon tenaga kerja lokal.
Ia menyoroti target penyerapan tenaga kerja lokal sebesar 80 persen yang disebutnya belum tercapai secara optimal. Dalam sambutannya, Mahyunadi memperkirakan realisasi penyerapan masih berada di bawah 60 persen, bahkan kemungkinan belum mencapai 50 persen.
Salah satu kendala yang kerap disampaikan perusahaan adalah keterampilan tenaga kerja lokal yang belum sesuai dengan persyaratan pekerjaan. Karena itu, ia menilai perusahaan perlu mengambil peran lebih besar dalam menyiapkan kompetensi masyarakat melalui pelatihan yang relevan dengan kebutuhan operasional.
“Perusahaan wajib melatih mereka, masyarakat-masyarakat lokal,” tegas Mahyunadi.
Ia berharap program pelatihan dapat menjadi bagian dari pemanfaatan dana Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Dengan demikian, kegiatan pemberdayaan tidak hanya berbentuk bantuan, tetapi juga mampu meningkatkan kesiapan warga memasuki dunia kerja.
Menurutnya, pelatihan perlu dirancang berdasarkan kebutuhan nyata perusahaan agar keterampilan yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan untuk mengisi peluang kerja yang tersedia.
Mahyunadi menekankan, peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal harus menjadi perhatian bersama antara perusahaan dan pemerintah daerah. Upaya tersebut diharapkan membuka kesempatan kerja yang lebih luas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kemandirian ekonomi Kutim dalam jangka panjang.(ADV)
Tidak ada komentar