Atasi Keterbatasan Anggaran, Dishub Kukar Dorong Kolaborasi CSR Perusahaan Sediakan Bus Sekolah

waktu baca 2 menit
Selasa, 27 Okt 2026 23:03 0 3 Harian Republik

KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berinovasi dalam membuka akses konektivitas pendidikan yang aman dan merata bagi para pelajar. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, sektor transportasi massal pelajar digenjot melalui skema kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah kecamatan, unsur kepemudaan, hingga dunia usaha.

Langkah strategis tersebut diwujudkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar dengan memfasilitasi penambahan armada bus sekolah di berbagai wilayah. Salah satunya melalui alokasi bantuan kendaraan dari pemerintah pusat yang disiapkan untuk memperkuat mobilitas pelajar di daerah yang membutuhkan akses angkutan khusus.

Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi, menjelaskan bahwa optimalisasi layanan bus sekolah ini dirancang agar dapat menjangkau titik-titik kawasan permukiman yang memiliki tantangan geografis atau keterisolasian jalur transportasi, seperti wilayah sekitar pipa migas maupun koridor perkebunan sawit.

“Ya, yang pertama dengan keterbatasan anggaran ini, kita berharap partisipasi dari masyarakat, dari perusahaan untuk berdiskusi dengan pihak sekolah maupun pihak kecamatan untuk bagaimana solusi terhadap permasalahan transportasi anak sekolah,” ujar Ahmad Junaidi.

Ia mencontohkan pola kemitraan gotong royong yang diterapkan di Kecamatan Sanga-Sanga. Menindaklanjuti permohonan pemuda setempat yang diajukan sejak beberapa bulan lalu, Dishub Kukar menyerahkan satu unit bus sekolah berkapasitas 19 kursi bantuan dari Kementerian Perhubungan.

Uniknya, pengelolaan armada tersebut sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah kecamatan bersama jajaran Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan jaringan relawan lokal. Pihak kecamatan dan jejaring swasta setempat berkomitmen penuh menanggung biaya operasional harian, mulai dari penyediaan pengemudi, kernet, hingga pemenuhan bahan bakar minyak.

“Jadi kami hanya menyerahkan bus, kemudian operasionalnya nanti dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Sanga-Sanga dengan kawan-kawan KNPI di Sanga-Sanga dengan teman-teman relawan di sana. Mereka siap memenuhi operasional BBM-nya dan berkolaborasi dengan perusahaan di Sanga-Sanga,” tambahnya.

Dengan tambahan unit baru ini, layanan bus pelajar Dishub Kukar kini telah tersebar di berbagai kecamatan strategis. Jaringan operasional sebelumnya telah berjalan di kawasan Tenggarong (Loa Tebu dan Rapak Lambur), Loa Kulu, Kota Bangun, Kembang Janggut, Tabang, Samboja, Muara Jawa, hingga Muara Badak.

Melalui sinergi pentahelix antara pemerintah daerah, kecamatan, relawan, dan korporasi lewat dana tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility), Dishub Kukar optimis hambatan geografis pelajar dalam menjangkau sekolah dapat teratasi secara berkelanjutan.(adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA