Tinjau Pembangunan RTLH hingga Sumur Bor TMMD 130, Bupati Kukar Minta Perangkat Daerah Hapus Ego Sektoral

waktu baca 2 menit
Selasa, 13 Okt 2026 16:07 0 2 Harian Republik

KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menekankan pentingnya mengikis ego sektoral antar-instansi dalam mengakselerasi pembangunan perdesaan. Hal tersebut ditegaskan Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, saat meninjau sasaran fisik dan lingkungan TMMD ke-130 di Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu, Selasa (13/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati memantau langsung pengerjaan 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan 5 unit sarana sanitasi MCK, 5 titik sumur bor air bersih, renovasi musala, hingga penanaman massal 3.000 pohon.

Aulia memberikan apresiasi tinggi kepada 150 prajurit TNI lintas satuan yang berhasil mengeksekusi beragam pembangunan fasilitas publik dengan hasil maksimal di tengah keterbatasan alokasi anggaran daerah.

“Jika melihat angka ini dan membandingkannya dengan pembiayaan yang tersedia, tentunya kita dapat merasakan bahwa pengorbanan TNI dalam upaya mempercepat proses pembangunan sangatlah luar biasa. Ditambah lagi ada sasaran RTLH hingga penanaman pohon yang sangat membantu Kukar,” kata Aulia Rahman Basri.

Aulia menilai, keberhasilan integrasi TMMD ke-130 ini harus dijadikan pijakan standar bagi seluruh pimpinan perangkat daerah dan Muspida Kukar bahwa masalah pembangunan tidak dapat diselesaikan secara terkotak-kotak.
Terlebih, Desa Jembayan Tengah memiliki posisi geostrategis sebagai wilayah perlintasan dan penghubung menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“TMMD ini merupakan salah satu contoh konkret bahwa persoalan pembangunan tidak bisa dikerjakan secara sektoral. Ketika kita semua berkolaborasi, tentunya manfaat yang dapat kita berikan kepada masyarakat akan jauh lebih besar dan lebih luas,” tegasnya.

Kepada para prajurit TNI yang bertugas di lapangan, Aulia berpesan agar senantiasa menjaga pendekatan humanis, menghormati nilai kearifan lokal warga Jembayan Tengah, serta menjadikan kemanunggalan ini sebagai sarana memperkokoh kemitraan antara rakyat dan aparat negara.(adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA