Kelompok Tani di Kutim Keluhkan Pupuk Bersubsidi, Sofyan Hasdam: Tanaman Pertanian Penopang Ekonomi Rakyat

waktu baca 2 menit
Rabu, 26 Mar 2025 15:20 0 180 Harian Republik

Harianrepublik.com– Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam melaksanakan kegiatan reses dengan warga Desa Suka Damai, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Bertempat di gubuk Kepala Desa, Sofyan Hasdam berdialog dengan 57 warga yang mayoritas merupakan petani kelapa sawit.

Kunjungan ini menjadi wadah penting bagi masyarakat desa untuk menyampaikan langsung persoalan-persoalan yang mereka hadapi, baik dalam sektor pertanian, pendidikan, hingga kebijakan sosial.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, warga menyampaikan aspirasi terkait keberadaan tenaga pendamping desa. Mereka menyoroti adanya tenaga pendamping desa yang belum mendapatkan hak-haknya hanya karena pernah menjadi calon legislatif.

Menanggapi hal ini, Sofyan Hasdam menekankan pentingnya keadilan dalam perlakuan terhadap seluruh aparat dan tenaga kerja desa.

“Status sebagai mantan caleg seharusnya tidak dijadikan alasan untuk menunda atau meniadakan hak seseorang. Sepanjang mereka bekerja sesuai aturan, hak-haknya wajib diberikan,” ujarnya.

Selain itu, para petani juga mengeluhkan kebijakan subsidi pupuk yang dinilai belum menyentuh seluruh jenis tanaman, khususnya tanaman perkebunan seperti kelapa sawit. Mereka berharap pemerintah memperluas cakupan subsidi agar petani perkebunan juga dapat menikmati manfaat yang setara.

Menanggapi hal ini, Sofyan menyatakan komitmennya untuk menyuarakan hal tersebut dalam sidang dan forum kebijakan nasional.

“Subsidi pupuk jangan hanya untuk tanaman pangan. Tanaman perkebunan juga penopang ekonomi rakyat, apalagi di Kalimantan Timur,” tegasnya.

Isu nasional yang kini tengah ramai, yakni program makan siang bergizi gratis untuk siswa sekolah, juga mendapat sorotan dari warga. Mereka berharap agar pelaksanaan program ini memprioritaskan pembelian bahan makanan dari desa masing-masing, sehingga program ini sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Saya sangat mendukung jika bahan makanan dibeli dari petani desa. Ini bukan hanya soal gizi anak, tapi juga soal memberdayakan ekonomi rakyat,” kata Senator asal Kalimantan Timur ini.

Tak kalah penting, warga juga menyoroti persoalan akses pendidikan, terutama bagi anak-anak yang harus menempuh jarak cukup jauh untuk mencapai sekolah. Mereka mengusulkan adanya penyediaan armada khusus angkutan sekolah di desa.

“Ini kebutuhan nyata. Armada angkutan sekolah akan sangat membantu anak-anak desa untuk tetap bisa sekolah dengan aman dan tepat waktu,” ujar salah satu warga.

Sofyan Hasdam menyampaikan bahwa semua aspirasi ini akan dibawa ke pusat sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan konstitusionalnya sebagai wakil daerah.

“Keberadaan DPD RI adalah untuk memperjuangkan suara rakyat di daerah agar tidak tenggelam di tengah hiruk-pikuk kebijakan pusat,” pungkasnya.(Adv)

LAINNYA