
Samarinda – Usai Kejuaraan Sepakbola Piala Gubernur Kaltim U13 dan U15, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menyampaikan evaluasi terkait pelaksanaan kompetisi. Dalam pernyataannya, Rasman menyoroti beberapa aspek penting, mulai dari etika interaksi hingga pengamanan dan kualitas pertandingan.
“Evaluasi untuk seluruh tim official dan pelatih, saya minta agar tidak mengeluarkan kalimat-kalimat yang bisa menyinggung perasaan orang lain. Kita harus menjaga sikap dan interaksi agar tidak bersinggungan dengan hal-hal pribadi,” kata Rasman dalam sesi wawancara, Senin (18/11/2024).
Rasman juga menekankan pentingnya pengamanan yang lebih ketat untuk memastikan kelancaran jalannya pertandingan. Ia mengingatkan bahwa potensi kericuhan selalu ada dan harus diantisipasi secara maksimal.
“Pihak keamanan juga harus lebih intens lagi mengamankan pertandingan agar tidak terjadi kericuhan atau ketegangan yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Lebih jauh, evaluasi ini disebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas kompetisi di masa mendatang. Menurut Rasman, langkah ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memperbaiki dan menyempurnakan penyelenggaraan turnamen.
“Semua evaluasi ini untuk kebaikan. Tidak ada yang salah, tetapi ini semua untuk perbaikan dalam kompetisi agar pertandingan bisa berjalan dengan kualitas yang lebih baik,” ujarnya.
Sebagai penutup, Rasman mengingatkan agar fokus pertandingan tidak hanya tertuju pada hasil akhir, melainkan juga pada kualitas permainan yang tercipta.
“Kami ingin pertandingan ini tidak hanya berbasis pada suka atau tidak suka, tetapi pada kualitas yang benar-benar tercipta dari permainan itu sendiri,” pungkasnya.
Kejuaraan ini diharapkan terus menjadi ajang pembinaan sepakbola usia dini yang mendukung perkembangan atlet muda berbakat di Kaltim. (Adv)