PUPR Kutim Geser Prioritas ke Pemeliharaan Jalan dan Jembatan

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Okt 2026 13:22 0 6 Harian Republik

SANGATTA — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur melakukan penyesuaian prioritas pembangunan infrastruktur, khususnya pada bidang Bina Marga. Di tengah kondisi pendapatan daerah yang cenderung fluktuatif, pemeliharaan jalan dan jembatan kini menjadi perhatian utama.

Kebijakan tersebut dilakukan dengan menggeser sebagian fokus dari pembangunan infrastruktur baru menuju pemeliharaan infrastruktur yang telah tersedia. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kondisi jalan dan jembatan agar tetap dapat digunakan masyarakat secara aman dan mendukung kelancaran mobilitas.

Kepala Dinas PUPR Kutai Timur, Tabrani Aji, mengatakan penyesuaian program dilakukan sebagai bagian dari strategi menghadapi keterbatasan dan perubahan kemampuan fiskal daerah.

“Pada bidang Bina Marga, kami menggeser prioritas dengan menekankan kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan dibandingkan pembangunan baru. Penyesuaian ini dilakukan untuk menjamin kelancaran moda transportasi serta aksesibilitas masyarakat,” ujar Tabrani.

Menurutnya, pemeliharaan menjadi langkah penting agar infrastruktur yang sudah dibangun dapat terus memberikan manfaat. Kondisi jalan dan jembatan yang terjaga juga berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas barang dan jasa antarwilayah.

Meski prioritas diarahkan pada pemeliharaan, bukan berarti seluruh pembangunan baru dihentikan. Sejumlah proyek infrastruktur jalan utama di Kutai Timur tetap dipastikan berjalan melalui skema multiyears.

Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat urgensi dan manfaat setiap program. PUPR berupaya mengoptimalkan anggaran yang tersedia agar kebutuhan pemeliharaan tetap terpenuhi tanpa mengabaikan proyek strategis yang telah masuk dalam perencanaan.

Dengan kebijakan ini, PUPR Kutim berharap kualitas infrastruktur yang telah tersedia tetap terjaga. Pemeliharaan jalan dan jembatan juga diharapkan mampu mempertahankan konektivitas antarkawasan serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.(ADV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA