Pondok Pesantren Jadi Ruang Edukasi Demokrasi, Andi Satya Dorong Peran Aktif Publik

waktu baca 2 menit
Sabtu, 24 Jan 2026 14:54 0 11 Harian Republik

SAMARINDA — Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra, melaksanakan kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-1 di Pondok Pesantren Madinatul Qur’an, Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, pada hari ini.

Dalam kegiatan tersebut, Andi Satya menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam seluruh tahapan demokrasi, mulai dari perumusan kebijakan hingga pengawasan pelaksanaannya. Ia menilai lingkungan pendidikan, termasuk pondok pesantren, memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran demokrasi yang sehat.

Menurutnya, selama ini pendidikan politik kerap hanya menyasar ruang-ruang formal, sementara komunitas pendidikan keagamaan belum sepenuhnya tersentuh.

“Kegiatan ini sengaja kita laksanakan di pesantren, karena lembaga pendidikan adalah bagian dari masyarakat yang harus dilibatkan. Pendidikan politik tidak boleh eksklusif, tetapi harus menjangkau semua lapisan,” katanya.

Ia menjelaskan, Penguatan Demokrasi Daerah menjadi wadah pembelajaran bersama agar masyarakat memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Partisipasi publik, lanjutnya, tidak hanya dibutuhkan saat pemilihan umum, tetapi juga dalam proses pengambilan keputusan publik.

Andi Satya menegaskan bahwa praktik demokrasi yang baik sejatinya telah melibatkan masyarakat, termasuk dalam penyusunan peraturan daerah. Keterlibatan tersebut dinilai penting untuk memastikan kebijakan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan publik.

“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan, baik dalam proses penyusunan kebijakan maupun sebagai kontrol terhadap kebijakan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, para peserta memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai peran strategis publik dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA