Polres Kukar dan Pemkab Bersinergi Tanam dan Panen Jagung Serentak

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Jun 2025 15:37 0 199 Harian Republik

KUKAR – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Pemerintah Kabupaten Kukar melaksanakan kegiatan panen dan penanaman jagung secara serentak di lahan seluas 30 hektar di kawasan Gunung Wang, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong pada Kamis (5/06/2025).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong optimalisasi lahan tidak produktif melalui budidaya komoditas jagung.

Kapolres Kukar, AKBP Dody Surya Putra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Asta Cita dalam mewujudkan swasembada pangan. “Ini bukan sekadar simbolis, tapi benar-benar menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan hasil panen mencapai 68,4 ton dari 30 hektar lahan, Kapolres menilai ini sebagai bentuk kontribusi nyata aparat dalam menjawab tantangan ketersediaan pangan. “Yang pasti, apa yang kita tanam itulah yang kita panen. Kebaikan yang kita tanam, kebaikan pula yang kita panen,” katanya.

Ia juga mengajak semua pihak untuk memandang pertanian sebagai sektor penting di tengah dominasi perkebunan dan tambang di Kukar. Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Moh. Rifani, menyebut kegiatan ini sekaligus menjadi momen penanaman jagung tahap selanjutnya.

Ia mengatakan pemerintah daerah sangat mendukung penuh melalui dukungan teknologi, penyediaan benih unggul, serta mekanisasi pertanian. “Panen hari ini menurut saya semacam pemicu agar lahan-lahan kosong tidak lagi dibiarkan. Kami siap mendukung pembukaan lahan untuk meningkatkan produksi pangan dan hortikultura,” ujarnya.

Rifani juga mengapresiasi sinergi yang berjalan baik bersama Polri dan TNI. Ia menyebut peran Polri dalam peningkatan produksi jagung dan TNI dalam produksi padi sangat membantu capaian pertanian di Kukar.“Hubungan sangat baik. Upaya peningkatan produksi maupun indeks pertanaman (IP) sangat terbantu lewat kolaborasi ini,” tambahnya.

Menurutnya, keterlibatan Bhabinkamtibmas dan Babinsa hingga tingkat desa juga memastikan data lapangan akurat dan perencanaan lebih tepat sasaran.

Dengan sistem pelaporan yang valid, lanjut Rifani, dinas dapat memperoleh output sekaligus outcome yang lebih nyata. “Kita tidak hanya dapat data hasil, tapi juga dampak langsung yang bisa dirasakan petani,” jelasnya.

Menutup keterangannya, Rifani menyampaikan harapan agar kolaborasi lintas sektor ini terus ditingkatkan. “Karena hasilnya sangat baik, maka sudah seharusnya kita pertahankan dan perkuat. Ini contoh sinergi yang bisa memberi dampak besar, terutama bagi ketahanan pangan di Kukar,” pungkasnya. (Adv)

LAINNYA