
PPU – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin, mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten PPU untuk mendorong program pemberian makanan bergizi gratis pada tahun 2025. Program ini bertujuan meningkatkan kesehatan anak-anak, terutama di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Tahun ini memang sudah tertutup untuk perubahan anggaran, tetapi kami sedang mengupayakan uji coba dengan memanfaatkan sisa anggaran yang tersedia. Untuk 2025, ini sudah menjadi catatan DPRD dan akan menjadi prioritas agar pelaksanaan program ini dapat terlaksana,” ujar Zainal, Senin (18/11/2024).
Ia menambahkan, pemerintah sedang melakukan koreksi anggaran agar mendukung implementasi program ini. Namun, ia menegaskan pentingnya keberlanjutan program tersebut. Salah satu cara adalah melalui pemberdayaan masyarakat di desa dan kelurahan.
“Satu desa nantinya dapat berperan mulai dari penyediaan bahan makanan, proses pengolahan, hingga pendistribusian. Dengan cara ini, desa dan kelurahan bisa mandiri menyelenggarakan program makanan bergizi karena kesadaran mereka akan pentingnya gizi untuk pertumbuhan anak-anak,” jelasnya.
Zainal mencontohkan, desa-desa dengan peternakan ayam dapat menyuplai telur atau ayam potong untuk program ini. Proses memasak pun bisa dilakukan di desa tersebut, sehingga sumber daya lokal benar-benar dimanfaatkan.
Ia juga menekankan potensi beras lokal sebagai komponen utama program makanan bergizi ini.
“Beras lokal kita memiliki kualitas yang baik dan bisa bersaing. Ini juga akan membantu menekan beban anggaran sekaligus mendukung produk lokal,” katanya.
Program ini, lanjut Zainal, dirancang agar memenuhi standar makanan bergizi bagi seluruh target penerima. Pemerintah Kabupaten PPU juga akan mendorong kolaborasi antar-desa dan kelurahan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal.
“Sinergi ini akan menjadi kunci keberhasilan program, sehingga selain memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, kita juga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan,” tutupnya.
Dengan program ini, Zainal berharap peningkatan kualitas gizi anak-anak di PPU dapat terwujud sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi di tingkat lokal. Pemerintah menargetkan implementasi penuh program ini pada tahun 2025.(Adv/Diskominfo PPU)
Tidak ada komentar