Pelatihan Kecakapan Hidup di Long Mesangat Dibuka dengan Meriahnya Seni Reog Ponorogo

waktu baca 2 menit
Senin, 13 Nov 2023 17:57 0 44 Harian Republik

Samarinda – Sebelum dimulainya acara pembukaan Pelatihan Kecakapan Hidup di Balai Desa Sumber Sari, Kecamatan Long Mesangat, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Rasman Rading, disambut dengan seni musik budaya Reog Ponorogo pada Senin (13/11/2023).

Keberhasilan penyambutan dengan seni Reog Ponorogo membuat Rasman merasa bangga dan ikut serta dalam pertunjukan tersebut.

Dirinya merasa kegembiraannya karena merupakan pengalaman pertamanya naik di atas Reog.

“Selama ini, baru kali ini saya berinteraksi dengan musik Reog,” ungkapnya dengan antusias.

Rasman mengakui bahwa seni musik Reog sudah menjadi andalan dalam berbagai even olahraga, musik, atau kegiatan pemerintahan.

Bahkan, seni Reog turut berpartisipasi dalam Liga Pemuda Etam, menciptakan nuansa meriah dan semarak dalam setiap acara.

“Ini juga menjadi bagian penting dalam meramaikan pembukaan Kecakapan Hidup, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim bekerja sama dengan Tokoh Pemuda dan Karang Taruna,” tambahnya.

Selain mengekspresikan kegembiraannya, Rasman juga menyoroti pentingnya pelestarian seni dan budaya Indonesia, khususnya melibatkan anak-anak dan pemuda sebagai generasi penerus. Menurutnya, seni musik dan budaya merupakan hiburan yang sangat dicintai oleh masyarakat.

“Perlu dilestarikan, terutama melibatkan anak-anak dan pemuda sebagai regenerasi, karena bagian dari musik sangat dicintai oleh masyarakat dan menjadi bagian dari hiburan. Oleh karena itu, perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan legislatif,” tegas Rasman.

Selain itu, Rasman juga mengajak Pemerintah Daerah dan DPRD untuk memberikan perhatian khusus pada upaya pelestarian seni dan budaya lokal, terutama Reog Ponorogo yang memiliki potensi pariwisata yang patut dikembangkan.

“Saya berharap agar Pemerintah Daerah dan DPRD memperhatikan upaya pelestarian seni lokal seperti Reog Ponorogo ini. Kesenian ini juga memiliki potensi pariwisata yang patut diperhitungkan,” ucapnya (Dispora/Adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA