Kutim Siap Dukung Asta Cita, Pjs Bupati Paparkan Strategi Pembangunan Daerah

waktu baca 3 menit
Sabtu, 9 Nov 2024 10:57 0 192 Redaksi Kutim

 

SAMARINDA — Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Timur (Kutim), HM Agus Hari Kesuma (AHK), menegaskan komitmen Pemkab Kutim dalam mendukung Asta Cita, lima program prioritas nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto. Sepulang dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintahan Pusat dan Daerah 2024 di Sentul International Convention Centre (SICC), Bogor, AHK segera memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) di Hotel Fugo, Samarinda, pada Sabtu (9/11/2024) yang dihadiri oleh jajaran Pemkab, kepala perangkat daerah, hingga camat.

AHK mengungkapkan bahwa Rakornas tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo yang memaparkan lima program prioritas dalam Asta Cita untuk mewujudkan “Indonesia Emas 2045.” AHK menekankan pentingnya menyelaraskan program pemerintah daerah dengan arahan nasional untuk mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan. “Lima program prioritas ini merupakan bagian dari upaya bersama menuju Indonesia Emas 2045. Kami di daerah harus memastikan sinkronisasi antara program Pemerintah Pusat dan daerah agar tercapai kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan,” kata AHK.

Berikut lima program utama Asta Cita yang dirinci oleh AHK:

  1. Ketahanan Pangan: Program ini bertujuan untuk memperkuat sektor pertanian dan perikanan guna mencapai swasembada pangan. “Kita harus berupaya mengurangi ketergantungan pada impor pangan. Dengan memperkuat sektor pertanian dan perikanan lokal, Kutim dapat berperan dalam mencukupi kebutuhan pangan nasional,” tegasnya.
  2. Ketahanan Energi: Pemerintah mendorong pengembangan energi terbarukan untuk mencapai kemandirian energi. AHK mengungkapkan bahwa Kutim, dengan potensi sumber daya terbarukan yang melimpah, dapat menjadi pionir di bidang ini. “Kita punya sumber daya energi terbarukan yang melimpah. Pemanfaatan sumber energi ini akan menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada energi impor,” ungkapnya.
  3. Hilirisasi Sumber Daya Alam: AHK menilai hilirisasi sebagai langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah SDA dan membuka lapangan kerja baru. “Dengan mengolah sumber daya alam yang kita miliki, kita bukan hanya meningkatkan ekonomi lokal, tetapi juga membuka lapangan kerja baru yang bisa menyejahterakan masyarakat,” jelas AHK.
  4. Perumahan Rakyat: Penyediaan hunian layak menjadi prioritas penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Rumah layak huni harus menjadi prioritas agar masyarakat Kutim bisa hidup dalam kondisi yang sehat dan nyaman. Program ini adalah wujud nyata keberlanjutan pembangunan di daerah,” tambahnya.
  5. Makanan Bergizi: Akses terhadap makanan sehat dan bergizi dinilai penting untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas masyarakat.

Selain itu, AHK menekankan bahwa program makan siang gratis yang menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Bappeda dan BPKAD memiliki peran penting dalam mengawal anggaran agar program-program unggulan ini dapat terealisasi.

“Kita perlu memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan dapat mendukung program-program prioritas ini secara optimal,” tutur AHK.

AHK juga meminta semua perangkat daerah untuk bersinergi dan bekerja sama demi keberhasilan pelaksanaan program. “Semua perangkat daerah harus bersinergi untuk memastikan program-program prioritas terlaksana dengan baik. Kami optimis dapat mencapai target anggaran dan fisik pembangunan yang telah direncanakan hingga akhir tahun ini,” ujarnya.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Kutim berkomitmen untuk melaksanakan program nasional dengan baik, memperkuat potensi daerah, dan memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA