Hadapi Cuaca Panas Ekstrem dan Kabut Asap, Dinkes Kukar Bagikan Tips Jaga Imunitas Tubuh

waktu baca 2 menit
Rabu, 14 Okt 2026 16:07 0 2 Harian Republik

KUKAR – Fenomena cuaca panas terik akibat El Nino yang berdampingan dengan paparan kabut asap karhutla menuntut masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk lebih ekstra dalam menjaga kondisi fisik. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar mengingatkan pentingnya penerapan pola hidup sehat dan pencegahan dehidrasi agar daya tahan tubuh tidak drop.

Kepala Dinkes Kukar, Ismi Mufiddah, menekankan bahwa kunci utama dalam menghadapi ancaman penyakit di tengah kondisi lingkungan yang kurang bersahabat adalah dengan memperkuat benteng pertahanan tubuh sendiri.

Salah satu fokus utama yang disorotinya adalah pemenuhan kebutuhan asupan cairan harian secara disiplin guna menghindari risiko dehidrasi akibat suhu udara yang menyengat.

“Tetap menjaga asupan cairan, jangan sampai kurang karena cuaca kan panas. Untuk suplemen, banyak multivitamin yang tersedia di pasar itu sebenarnya semuanya bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” ujar Ismi.

Kendati konsumsi suplemen tambahan dianjurkan, Ismi menegaskan bahwa mengandalkan multivitamin saja tidak cukup. Langkah preventif yang jauh lebih krusial adalah dengan memperhatikan kualitas makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Dinkes Kukar mendorong masyarakat untuk kembali menerapkan pola makan gizi seimbang dengan membatasi makanan yang berpotensi memicu peradangan pada saluran tenggorokan.

“Sebenarnya tidak cuma suplemen, yang penting melakukan upaya pencegahan dengan makan makanan bergizi. Makanan bergizi artinya makanan yang sehat, tidak terlalu tinggi lemak, tidak terlalu tinggi gula, dan banyak serat dari sayuran,” tuturnya menjelaskan.

Melalui kombinasi pemenuhan cairan, pola makan tinggi serat, serta kecukupan istirahat, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari berbagai gangguan kesehatan lingkungan yang marak terjadi saat ini.

“Upaya pencegahan dari dalam tubuh ini sangat penting agar imunitas kita tetap terjaga di tengah situasi fenomena cuaca ekstrem dan paparan asap,” pungkas Ismi.(adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA