Iswandi, Ketua Komisi II DPRD Kota SamarindaSamarinda – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mendesak aparat penegak hukum segera menyelesaikan penyelidikan kasus penembakan terhadap Rusel (60), warga Desa Muara Kate, Kabupaten Paser. Kasus yang terjadi delapan bulan lalu ini hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan dalam proses hukum.
“Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan pada aparat. Kita perlu pembuktian nyata bahwa penegakan hukum masih berjalan,” ujar Iswandi saat ditemui di Gedung DPRD Samarinda, Kamis (3/7/2025).
Kasus tragis yang menimpa Rusel sempat menjadi perhatian nasional, bahkan Wakil Presiden RI pada waktu itu sempat mengunjungi rumah duka dan berjanji mengawal proses hukum hingga tuntas. Namun, janji tersebut belum terealisasi hingga saat ini.
Kondisi ini memicu aksi protes keras dari warga Desa Muara Kate yang dalam beberapa bulan terakhir melakukan blokade jalan hauling batu bara sebagai bentuk protes atas ketimpangan perlakuan antara warga dan perusahaan tambang.
“Warga terpaksa bertindak seperti itu karena merasa dipinggirkan. Kehilangan hak atas ruang hidup, sementara perusahaan bebas beroperasi tanpa tanggung jawab,” lanjut Iswandi.
Selain mengkritik lambannya proses hukum, Iswandi juga menyoroti dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan di wilayah tersebut. Kerusakan infrastruktur jalan, pencemaran udara, dan minimnya kontribusi sosial perusahaan dianggap memperparah keresahan warga. Kematian Rusel dianggap sebagai puncak ketidakadilan yang terjadi.
Iswandi mengajak media untuk terus mengangkat isu ini sebagai bentuk pengawasan publik.
“Media harus terus menyuarakan ini. Jangan biarkan kasus ini tenggelam seperti banyak kasus lainnya,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar insiden individual, melainkan cerminan lemahnya perlindungan negara terhadap warga di sekitar kawasan industri ekstraktif.
“Kalau kita diam, akan terus terjadi hal-hal seperti ini. Negara harus hadir dengan keberpihakan yang nyata kepada rakyat,” tutup Iswandi.
(ADV/DPRDSmd/Huda)
Tidak ada komentar