DLHK Kukar Siapkan Pembangunan TPA Baru di Tenggarong

waktu baca 3 menit
Jumat, 14 Mar 2025 23:34 0 170 Harian Republik

Kukar – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah merencanakan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru di Kecamatan Tenggarong.

Rencana ini muncul sebagai respons terhadap keterbatasan kapasitas TPA Bekotok di Kelurahan Loa Ipuh, yang selama bertahun-tahun menjadi lokasi utama pembuangan sampah di wilayah tersebut.

Dengan semakin meningkatnya volume sampah setiap tahun, daya tampung TPA Bekotok semakin menurun, mendorong kebutuhan untuk membangun fasilitas baru yang lebih memadai.

Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih berada dalam tahap verifikasi dan pengkajian lokasi yang paling sesuai untuk pembangunan TPA baru. Beberapa opsi lokasi telah diidentifikasi, namun keputusan final mengenai lokasi yang akan digunakan masih dalam proses pertimbangan.

“Kami sedang mengkaji beberapa lokasi potensial sebagai calon TPA baru, salah satunya di Desa Jonggon atau Bensamar. Namun, untuk lahan di Jonggon masih memerlukan koordinasi lebih lanjut karena saat ini lahan tersebut berada di bawah pengelolaan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanak),” jelas Slamet dalam keterangannya pada Jumat (14/3/2025).

Menurut Slamet, pembangunan TPA baru ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan sampah di Tenggarong dan sekitarnya. Saat ini, TPA Bekotok melayani pembuangan sampah dari tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Tenggarong, Loa Kulu, dan Tenggarong Seberang.

Volume sampah yang dihasilkan dari ketiga kecamatan tersebut mencapai sekitar 25 ton per hari. Dengan jumlah tersebut, kapasitas TPA Bekotok semakin terbatas dan diperkirakan tidak akan mampu menampung sampah dalam beberapa tahun mendatang jika tidak ada solusi baru yang diimplementasikan.

Selain merencanakan pembangunan TPA baru, DLHK Kukar juga berupaya memaksimalkan pengelolaan sampah di TPA Bekotok sebagai langkah sementara untuk memperpanjang masa pakainya.

Slamet menambahkan bahwa pihaknya terus mengembangkan berbagai strategi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan guna mengurangi beban TPA yang ada.

“Kami berusaha memaksimalkan pengelolaan TPA Bekotok dengan berbagai inovasi, seperti peningkatan proses pemilahan dan pengelolaan limbah organik. Namun, pembangunan TPA baru tetap menjadi solusi jangka panjang yang harus segera direalisasikan,” tambahnya.

DLHK Kukar berkomitmen untuk menjadikan pembangunan TPA baru ini sebagai prioritas utama guna memastikan sistem pengelolaan sampah di wilayah Tenggarong dan sekitarnya berjalan dengan optimal.

Proses koordinasi intensif terus dilakukan dengan berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanak) serta pemerintah daerah, untuk mempercepat realisasi proyek ini.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak yang terlibat agar proses perencanaan dan pembangunan TPA baru ini berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dengan adanya TPA baru, diharapkan pengelolaan sampah di Kutai Kartanegara bisa menjadi lebih baik dan berkelanjutan,” pungkas Slamet.

DLHK Kukar berharap pembangunan TPA baru ini tidak hanya menjadi solusi jangka panjang untuk permasalahan sampah, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat di wilayah tersebut. (Adv)

LAINNYA