Dana Transfer Pusat Terhambat, Sekda Kukar Proyeksi Realisasi Anggaran Maksimal 75 Persen

waktu baca 2 menit
Sabtu, 3 Okt 2026 16:21 0 0 Harian Republik

KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memproyeksikan realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga akhir tahun anggaran hanya mampu menyentuh kisaran 74 hingga 75 persen. Proyeksi ini dipicu oleh belum terealisasinya secara penuh hak dana transfer dari pemerintah pusat ke kas daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengungkapkan bahwa saat ini realisasi keuangan daerah masih berada pada kisaran 50 persen, meskipun pengerjaan fisik di lapangan telah melampaui capaian administrasi tersebut.

“Realisasi anggaran kita meskipun sebenarnya fisiknya sudah lebih dari itu, tapi realisasi anggarannya masih hampir 50 persen. Sampai akhir tahun perkiraan kami, sesuai beberapa asumsi pendapatan dan kinerja time series tiga tahun terakhir, paling tinggi kemungkinan sekitar 74 sampai 75 persen saja,” ujar Sunggono, Jumat (2/10/2026).

Sunggono menjelaskan bahwa tersendatnya penyerapan anggaran secara keseluruhan terjadi karena pemerintah daerah harus menahan (hold) pelaksanaan sejumlah program akibat keterbatasan likuiditas kas.

“Ya karena anggarannya tidak ada, jadi banyak yang kita hold dulu,” terangnya.

Dari total alokasi dana transfer pusat sebesar Rp2,4 triliun yang diharapkan masuk ke daerah, hingga saat ini kas Pemkab Kukar baru menerima penyaluran sebagian kecil.

“Yang 2,4 triliun itu sampai sekarang belum. Yang terealisasi kemarin cuma 136 miliar rupiah saja. Kemungkinan yang kami perhitungkan kalau memang pemerintah pusat tidak merealisasikan yang menjadi hak kita, bisa jadi utang sebesar tahun ini,” tegas Sunggono.(adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA