APBD Perubahan Kutim Prioritaskan Infrastruktur dan Konektivitas Antarwilayah

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Okt 2026 14:27 0 6 Harian Republik

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur menjadikan pembangunan infrastruktur dan peningkatan konektivitas antarwilayah sebagai salah satu fokus dalam pelaksanaan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2024.

Prioritas tersebut menjadi bagian dari pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD 2024 yang telah disepakati Pemkab Kutim bersama DPRD Kutai Timur untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Bupati Kutai Timur Ardiansyah mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi perhatian karena masih terdapat sejumlah wilayah yang membutuhkan peningkatan akses dan konektivitas. Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menentukan program pembangunan melalui perubahan anggaran.

“Konektivitas jalan kita masih belum matang sepenuhnya. Seperti jalan menuju Sandaran dan Muara Bengkal hingga Mulupan yang belum tersambung utuh,” ujar Ardiansyah.

Menurutnya, peningkatan konektivitas tidak hanya berkaitan dengan pembangunan ruas jalan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membuka akses masyarakat antarkawasan. Infrastruktur yang lebih baik diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat serta memperlancar aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kutai Timur.

Dalam pembahasan APBD Perubahan, pembangunan jalan juga diarahkan melalui sejumlah pekerjaan yang menggunakan skema Multi Years Contract (MYC). Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur secara bertahap.

Selain infrastruktur dan konektivitas, APBD Perubahan Kutim juga mencakup sejumlah sektor prioritas lain, seperti ketahanan pangan dan penguatan ekonomi masyarakat.

Dengan disepakatinya APBD Perubahan menjadi Perda, program-program tersebut memiliki dasar penganggaran untuk dilaksanakan sesuai kemampuan fiskal dan ketentuan yang berlaku.(ADV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA