
Tenggarong– Semangat mengejar predikat ranting tergiat 2026 mulai digelorakan. Namun Dispora Kukar mengingatkan bahwa pencapaian itu tidak hanya ditentukan oleh banyaknya agenda kepramukaan, melainkan juga oleh administrasi yang tertata rapi sebagai bukti nyata.
Kabid Kepramukaan Dispora Kukar, Novan Solihin, menegaskan bahwa seluruh Kwarran perlu menyiapkan dokumen sejak dini. Administrasi tidak bisa disusun menjelang penilaian, karena proses penilaian menuntut kelengkapan data.
Ia meminta Kwarran menjadikan pengarsipan sebagai budaya kerja, bukan sekadar formalitas. Setiap aktivitas harus memiliki jejak resmi yang bisa diverifikasi.
“Untuk kawan-kawan kwartir ranting, tetap mempersiapkan administrasi untuk mengikuti penilaian tergiat di 2026,” kata Novan, Minggu (23/11/2025).
Ia menambahkan, tahun 2025 seharusnya menjadi “bank kegiatan” yang tertata dan terdokumentasi. Setiap laporan yang rapi disusun hari ini akan menjadi kekuatan saat penilaian tahun depan.
Administrasi yang baik juga memudahkan proses evaluasi di tingkat ranting, sekaligus meningkatkan peluang bersaing secara objektif.
Novan kembali menegaskan bahwa dokumentasi kegiatan adalah dasar penilaian. “Kegiatan 2025 harus benar-benar didokumentasikan,” ujarnya.
Ia berharap setiap ranting mulai memandang administrasi sebagai aset berharga—karena apa yang dirawat dengan baik akan memberi hasil di kemudian hari.