Tembus 944 Perusahaan Besar, DPMPTSP Kukar Maksimalkan Pelaporan LKPM untuk Dorong CSR

waktu baca 2 menit
Kamis, 29 Okt 2026 23:03 0 0 Harian Republik

KUKAR – Potensi investasi skala besar di Kabupaten Kutai Kartanegara menunjukkan iklim perkembangan yang sangat masif. Berdasarkan pengintegrasian data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), ratusan entitas bisnis berkapitalisasi tinggi saat ini aktif beroperasi di berbagai sektor ekonomi daerah.

Pendataan yang terstruktur ini menjadi instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk memantau realisasi investasi sekaligus mengukur kontribusi sosial korporasi terhadap lingkungan sekitar.

Kepala DPMPTSP Kukar, Alfian Noor, menerangkan bahwa instansinya dapat memantau secara berkala aktivitas bisnis seluruh korporasi besar berkat akses langsung ke sistem pelaporan Kementerian Investasi/BKPM.

“944 itu kami himpun dari laporan kegiatan penanaman modal yang mereka setiap tahunnya wajib untuk melaporkan di aplikasi Kementerian BKPM. Data yang terkumpul bahwa ada 944 perusahaan besar. Perusahaan besar itu artinya modalnya di atas 10 miliar,” jelas Alfian Noor.

Ratusan perusahaan berskala besar tersebut terdistribusi ke dalam tiga sektor utama, yakni sektor primer yang didominasi oleh pertambangan, perkebunan, dan perikanan, serta sektor sekunder dan tersier seperti manufaktur dan jasa penunjang.

Banyaknya jumlah perusahaan bermodal kuat ini dinilai menjadi aset berharga bagi daerah. Pemkab Kukar mendorong agar transparansi data investasi ini berbanding lurus dengan penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) yang menyasar kebutuhan dasar warga.

“Terbagi dari beberapa sektor, ada jasa, manufaktur, dan paling mendominasi di primer seperti pertambangan. Total di Kukar 944 perusahaan besar. Kalau kita maksimalkan sih alhamdulillah mungkin CSR-nya yang jelas,” imbuhnya.

Melalui pengawasan LKPM yang diperketat, DPMPTSP Kukar berkomitmen memastikan kehadiran investasi bernilai puluhan triliun rupiah tersebut dapat dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat sekitar melalui program pengembangan dan pemberdayaan komunitas.(adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA