Krisis Air Bersih Empat Bulan di Sangkulirang Berakhir, Pasokan Kini dari Maloy

waktu baca 2 menit
Kamis, 8 Okt 2026 16:18 0 3 Harian Republik

SANGKULIRANG – Krisis air bersih yang melanda Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur (Kutim), selama sekitar empat bulan mulai teratasi. Pemerintah Kabupaten Kutim bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengambil langkah penanganan dengan mendatangkan pasokan air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy.

Camat Sangkulirang Cipto Buntoro mengatakan, persoalan air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendesak masyarakat selama beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah bersama pihak terkait mencari solusi agar kebutuhan dasar warga dapat kembali terpenuhi.

“Air bersih yang sebelumnya menjadi persoalan selama empat bulan kini sudah mendapat solusi, dengan pasokan dari IPA di KEK Maloy untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sangkulirang dan Kaliorang,” ujar Cipto.

Pasokan air tersebut menjadi langkah penting untuk membantu masyarakat setelah mengalami keterbatasan air bersih dalam waktu cukup panjang. Distribusi air dari IPA Maloy diharapkan mampu menjaga ketersediaan air bagi masyarakat, terutama untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam pelaksanaannya, pengelolaan pasokan air melibatkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Manuntung Kutai Timur bersama PT Melati Bhakti Satya (MBS) Kalimantan Timur. Kolaborasi tersebut diharapkan memastikan pelayanan air bersih dapat berjalan secara berkelanjutan.

Pemerintah juga terus mendorong penguatan infrastruktur pelayanan dasar di Kecamatan Sangkulirang. Ketersediaan air bersih dinilai penting karena tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan rumah tangga, tetapi juga kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan adanya pasokan dari IPA Maloy, masyarakat Sangkulirang dan Kaliorang diharapkan tidak lagi menghadapi krisis air berkepanjangan. Pemerintah daerah juga diharapkan terus melakukan evaluasi terhadap distribusi dan kebutuhan air agar pelayanan dapat berjalan optimal. (ADV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA