Sasar Sektor Informal, DPMD Kukar Kucurkan Rp700 Juta untuk Pelatihan dan Bantuan Alat Usaha

waktu baca 1 menit
Jumat, 2 Okt 2026 16:11 0 0 Harian Republik

KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mengalokasikan anggaran sekitar Rp600 juta hingga Rp700 juta dari APBD murni untuk menggenjot pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Anggaran tersebut disiapkan dalam bentuk paket lengkap yang mencakup pembekalan pelatihan keterampilan sekaligus penyerahan bantuan sarana peralatan kerja.

Kepala DPMD Kabupaten Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa program ini dirancang khusus untuk memperkuat sektor informal dan mencetak tenaga kerja mandiri di tingkat tapak.

“Dari APBD itu pembekalan pelatihan keterampilan plus dengan barangnya kurang lebih 600 sampai dengan 700 juta rupiah,” ujar Arianto, Jumat (2/10/2026).

Pada tahap awal pelaksanaannya, program pemberdayaan ini menyasar lima kecamatan utama yang mencakup Kota Bangun, Muara Wis, Loa Kulu, Sebulu, dan Tenggarong. Total sasaran terbagi ke dalam enam kelompok tenaga kerja mandiri.

“Kalau untuk tahap pertama ini ada lima kecamatan: Kota Bangun, Muara Wis, Loa Kulu, Sebulu, dan Tenggarong. Terdiri dari lima dan enam kelompok tenaga kerja mandiri,” jelasnya.

Arianto menegaskan bahwa bantuan peralatan yang disalurkan bukan ditujukan bagi inventaris instansi pemerintah desa, melainkan diserahkan langsung kepada kelompok masyarakat penerima manfaat guna menunjang produktivitas usaha mereka.

“Bukan buat desa, tapi kelompok yang berada di desa, kelurahan, dan kecamatan. Target kami secara keseluruhan mencapai 245 orang,” pungkas Arianto.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA