Pawai Obor dan Tausiyah Siap Warnai Peringatan 1 Muharam di Kukar

waktu baca 2 menit
Selasa, 24 Jun 2025 19:51 0 130 Harian Republik

KUKAR – Semarak Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan dikemas lebih meriah dan terpusat. Pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyiapkan dua agenda utama, yakni pawai obor dan tausiyah, yang dipusatkan di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong.

Rangkaian acara dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 29 Juni 2025, dan diharapkan menjadi momen refleksi keagamaan yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Kepala Bagian Kesra Kukar, Dendy Irwan Fahriza, menyebut bahwa konsep peringatan tahun ini berbeda dari sebelumnya.

“Biasanya kegiatan seperti ini diselenggarakan secara terpisah di masing-masing wilayah atau sekolah. Tahun ini kami kemas terpusat agar lebih terasa semarak dan dapat dinikmati masyarakat luas,” jelas Dendy, usai memimpin rapat persiapan di Ruang Rapat Sekda Kukar, Selasa (24/6/2025).

Pawai obor akan melibatkan sekitar 270 peserta dari kalangan pelajar, terdiri dari siswa SD dan SMP yang dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, serta siswa MTS dan MAN yang difasilitasi oleh Kementerian Agama. Rute pawai dimulai dari Jalan Ki Hajar Dewantara, melintasi Jembatan Besi, Jalan S. Parman, Jalan Diponegoro, dan kembali ke titik awal.

Tak hanya kegiatan visual, nuansa religius juga dihadirkan melalui tausiyah bersama Ustaz Alfie Alfandy, seorang aktor yang kini dikenal sebagai pendakwah muda. Tausiyah dijadwalkan berlangsung selepas salat Isya di Masjid Agung dan ditujukan khusus untuk generasi milenial.

“Kami hadirkan Ustaz Alfie agar kegiatan ini tidak hanya bermakna secara keagamaan, tapi juga mampu menarik minat anak-anak muda untuk lebih mendekat pada nilai-nilai spiritual,” tambah Dendy. Selain peserta pawai, masyarakat umum juga diundang untuk mengikuti tausiyah tersebut. Pemerintah berharap suasana kebersamaan dalam menyambut tahun baru Islam ini menjadi momentum mempererat solidaritas antarwarga.

Adapun kehadiran Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, masih bersifat tentatif karena saat ini tengah mengikuti rangkaian kegiatan retret di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). “Kalau jadwal memungkinkan, insyaallah beliau akan hadir dan turut bersama masyarakat,” pungkas Dendy. (Adv)

LAINNYA